Nengmae Angkat Kuliner Betawi ke Pasar Modern

  • 25 Jun 2026 18:17 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Kerinduan akan buah tangan khas Jakarta saat berkunjung ke luar daerah melahirkan sebuah inovasi kuliner tradisional Betawi yang kini sukses menembus pasar modern. Mpo Umayroh, pemilik usaha kuliner @nengmae.id, membagikan kisah inspiratifnya dalam membangun brand oleh-oleh khas Jakarta bernama Nengmae saat hadir sebagai narasumber dalam program Teras UMKM di Radio Republik Indonesia (RRI) Pro 4 Jakarta bersama host Bang Jo Adithya pada Kamis siang (18/6/2026).

Usaha ini resmi dirintis oleh Mpo Umayroh sejak tahun 2019, tepat sebelum pandemi Covid-19 melanda. Ide bisnis ini bermula dari keresahan pribadinya setelah menikah pada tahun 2018 dengan sang suami yang berasal dari Pemalang. Setiap kali hendak berkunjung ke rumah mertua di luar waktu Lebaran, ia kerap kebingungan mencari buah tangan khas Jakarta yang autentik. Dari masalah tersebut, ia melihat peluang bisnis yang menjanjikan setelah sang ibu mertua sangat menyukai kue akar kelapa buatan ibunya, yang merupakan warga asli Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara.

Guna menjawab tantangan pasar, Nengmae melakukan inovasi pada produk-produknya agar lebih mudah diterima oleh berbagai generasi, termasuk generasi muda. Jika dulunya jajanan pasar seperti kembang goyang dan rengginang memiliki ukuran yang besar dan mudah hancur, Nengmae mengemasnya dalam konsep one-bite size (satu kali gigitan) yang praktis serta dikemas menggunakan pouch modern yang aman untuk pengiriman ke seluruh Indonesia. Berkat riset mendalam bersama tim dapurnya di Rorotan, produk-bulan kering Nengmae mampu bertahan hingga 6 bulan tanpa bahan pengawet.

Perjalanan Nengmae hingga sebesar sekarang tidak luput dari peran ekosistem pendukung UMKM di Jakarta. Mpo Umayroh yang setahun lalu akhirnya memilih resign dari pekerjaannya sebagai ahli Business Intelligence di kawasan Kuningan untuk fokus membesarkan usaha, mengaku sangat terbantu setelah bergabung menjadi anggota JakPreneur sejak tahun 2021. Melalui pendampingan dari JakPreneur tingkat kecamatan, Nengmae difasilitasi dalam pengurusan perizinan edar, P-IRT, hingga sertifikasi halal secara gratis.

Saat ini, Nengmae telah berkembang dari yang semula hanya menjual satu menu akar kelapa dengan sistem Pre-Order (PO) di meja kantor, menjadi brand yang memiliki 7 varian produk autentik Betawi, termasuk biji ketapang, kacang ngumpet, bir pletok, rengginang terasi mini berwarna hijau khas Betawi, kembang goyang mini, hingga dodol Betawi (original, wijen, dan durian) yang menjadi produk bestseller. Semua varian tersebut kini dikemas secara elegan dalam bentuk kotak jinjing (hamper) praktis guna memenuhi kebutuhan masyarakat perkotaan yang menyukai kepraktisan dengan slogan utama: "Ingat Jakarta, Ingat Nengmae".

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....