Berani Jadi Diri Sendiri, Mpok Aya Kembangkan Usaha Rumahan ke Pasar Nasional

  • 25 Jun 2026 16:20 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Semangat untuk menjadi diri sendiri dan berani keluar dari zona nyaman menjadi kunci sukses yang dibagikan Suryaningsih atau yang akrab disapa mpok Aya dalam program Teras UMKM Pro4 Jakarta, Kamis (25/6/2026). Dalam siaran yang dipandu host Noel di Studio Pro4 Jakarta tersebut, mpok Aya hadir sebagai narasumber dengan tema motivasi Jadilah Diri Sendiri.

Dalam kesempatan itu, mpok Aya menceritakan perjalanan hidupnya yang memilih meninggalkan dunia kerja kantoran untuk membangun usaha kuliner mandiri melalui jenama Ayaku.food. Usaha yang berlokasi di Rorotan, Jakarta Utara tersebut dikenal dengan produk olahan pangan kreatif seperti siomay ikan tuna, batagor ikan tuna, dan dimsum ayam.

Perjalanan Ayaku.food dimulai pada akhir tahun 2019, tepat sebelum pandemi Covid-19 melanda Indonesia. Sebelumnya, mpok Aya pernah bekerja sebagai karyawan bank selama tiga tahun dan melanjutkan karier di perusahaan swasta. Namun setelah mengalami pengurangan karyawan, ia memilih tidak kembali mencari pekerjaan kantoran dan justru memutuskan untuk merintis usaha sendiri.

“Setelah terkena pengurangan karyawan, saya berpikir bahwa ini adalah kesempatan untuk mendengarkan kata hati. Saya ingin berkembang dengan cara saya sendiri dan memiliki fleksibilitas waktu yang lebih baik. Modal usaha saya berasal dari tabungan pribadi tanpa pinjaman bank,” ujar mpok Aya.

Keberanian untuk tampil berbeda juga tercermin dalam pemilihan bahan baku utama produknya. Jika sebagian besar produsen siomay menggunakan ikan tenggiri atau ayam, mpok Aya justru memilih ikan tuna sebagai ciri khas produknya.

“Saya ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda. Dari hasil riset yang saya lakukan, ikan tuna memiliki kandungan gizi yang baik dan cita rasa yang tidak kalah dengan ikan tenggiri, tetapi harganya lebih terjangkau. Dari situ saya melihat peluang untuk menciptakan produk yang unik dan bisa diterima berbagai kalangan,” jelasnya.

Keputusan tersebut terbukti membawa hasil positif. Saat pandemi Covid-19 membatasi aktivitas masyarakat, Ayaku.food yang sejak awal mengandalkan sistem pemasaran online justru mengalami peningkatan permintaan. Konsumen mencari makanan yang praktis, higienis, dan mudah disajikan, sehingga produk frozen food Ayaku.food menjadi salah satu pilihan.

“Pandemi menjadi tantangan bagi banyak usaha, tetapi bagi kami justru menjadi momentum untuk berkembang karena sejak awal kami fokus pada penjualan online. Alhamdulillah permintaan meningkat dan usaha terus berjalan,” katanya.

Seiring pertumbuhan bisnis, Ayaku.food tidak hanya memberikan manfaat bagi keluarga mpok Aya, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi lingkungan sekitar. Usaha tersebut melibatkan tetangga dalam proses produksi serta bekerja sama dengan pedagang pasar lokal sebagai pemasok bahan baku.

Saat ini, produk Ayaku.food dipasarkan melalui berbagai platform digital seperti Shopee, Instagram, dan TikTok Shop, serta layanan pesan antar makanan seperti Shopee Food dan GoFood. Untuk menjaga kualitas produk selama proses distribusi, mpok Aya menerapkan sistem pengemasan khusus menggunakan teknik vakum udara, tas aluminium, dan ice gel.

“Kami sangat memperhatikan kualitas produk sampai ke tangan konsumen. Dengan sistem vakum dan pengemasan khusus, produk dapat bertahan hingga 24 jam di luar freezer dan hingga tiga bulan dalam penyimpanan beku,” ungkapnya.

Kedepannya mpok Aya berencana mengembangkan Ayaku.food dengan membuka gerai offline pertama yang akan melayani pelanggan secara dine-in maupun take away. Seluruh pengembangan usaha tersebut dilakukan secara bertahap melalui pengelolaan modal mandiri yang berasal dari hasil perputaran bisnis.

Menutup perbincangan, mok Aya memberikan pesan motivasi kepada para pelaku UMKM dan masyarakat yang ingin memulai usaha.

“Jangan takut menjadi diri sendiri. Setiap orang memiliki keunikan dan jalan suksesnya masing-masing. Ketika kita berani keluar dari zona nyaman dan percaya pada kemampuan diri, peluang besar akan terbuka. Yang penting konsisten, terus belajar, dan jangan mudah menyerah,” tutup Pok Aya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....