Hijaukan Jakarta Warga Koja Berhasil Ubah Lahan Kumuh Jadi Kebun Produktif

  • 21 Jun 2026 12:48 WIB
  •  Jakarta

RRI. CO. ID, JAKARTA – Sebuah pemandangan kontras terlihat di wilayah RW 07, Kelurahan Rorotan Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara. Lahan seluas kurang lebih 450 meter persegi yang dulunya dikenal sebagai tempat pembuangan sampah dan puing bangunan, kini telah bersalin rupa menjadi area Urban Farming (pertanian perkotaan) yang asri dan produktif.

Ketua RW 07, Triadi Setyiawan (47), menceritakan bahwa inisiatif ini dimulai sejak tahun 2023. Sebelum menjadi kebun yang subur, lahan tersebut merupakan lahan kosong tak terurus yang dipenuhi pohon pisang liar dan tumpukan limbah warga.

"Dulu ini tempat buang sampah. Bahkan saat pembersihan awal, kami harus mengangkut sampai delapan truk sampah dan puing dari sini," ujar Triadi saat ditemui RRI Jakarta di lokasi kebun. Sabtu 20 Juni 2026.

Proses transformasi ini merupakan hasil kolaborasi apik antara pengurus wilayah, mantan Lurah Rorotan Selatan (Yuyun Wahyudi), serta dukungan dari petugas PPSU dan UPS Badan Air yang lokasinya bersebelahan dengan kebun tersebut.

Kini, di atas lahan tersebut tumbuh belasan hingga puluhan jenis tanaman pangan. Mulai dari sayur-sayuran seperti kangkung, bayam, terong, tomat, kemangi, pare, dan cabai, hingga tanaman buah seperti pisang, jambu, nangka, durian, bahkan anggur.

Menurut Triadi, kangkung menjadi primadona di kebun ini karena masa panennya yang relatif singkat, yakni di bawah tiga minggu. Sekali panen, kebun ini bisa menghasilkan lebih dari 5 kilogram kangkung atau bayam. Menariknya, seluruh hasil panen tersebut tidak dijual, melainkan dibagikan secara cuma-cuma kepada warga sekitar.

"Hasilnya kami bagikan gratis ke warga. Ini salah satu upaya kami untuk menjaga ketahanan pangan keluarga di tingkat RW," tambahnya.

Meski menghadapi tantangan lahan yang sebelumnya merupakan tanah urukan dengan banyak batu, ketelatenan pengurus RW dan petugas dalam merawat tanaman membuahkan hasil yang manis. Keberadaan kebun Urban Farming ini tidak hanya menghijaukan lingkungan, tetapi juga mempererat silaturahmi antarwarga melalui kegiatan berkebun dan berbagi hasil bumi.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Jakarta untuk memanfaatkan lahan-lahan tidur menjadi area yang bermanfaat bagi ekosistem dan kesejahteraan masyarakat..

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....