Kolaborasi Warga dan PPSU: Mengubah Lahan "Tidur" yang Gersang Jadi Oase Produktif
- 21 Jun 2026 12:48 WIB
- Jakarta
RRI. CO. ID, JAKARTA– Sebuah terobosan lingkungan kembali hadir di tengah padatnya pemukiman Jakarta Utara. Lahan yang dulunya merupakan tempat pembuangan sampah, tumpukan material sisa bangunan, hingga lumpur hasil pengerukan kali, kini telah bertransformasi menjadi area Urban Farming (pertanian perkotaan) yang asri dan produktif.
Ketua RW 07, Triadi Setyiawan (47), mengungkapkan bahwa lahan tersebut sebelumnya adalah lahan kosong tak terurus yang kualitas tanahnya sangat rendah.
"Tanahnya macam-macam, ada bekas urukan, sampah, hingga lumpur dari kali. Banyak batu-batu juga, sehingga awalnya tanah ini kurang baik untuk tanaman," ujarnya kepada RRI Jakarta, Sabtu 20 Juni 2026.
Proses transformasi ini memakan waktu sekitar dua bulan setengah, dimulai sejak akhir Juni hingga Agustus. Inisiatif ini bermula dari instruksi Pak Lurah yang kemudian mengerahkan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) untuk membantu warga merapikan lahan dan membangun infrastruktur kebun.
Meski sempat mengalami kendala akibat cuaca ekstrem—termasuk banjir besar pada 30 November lalu yang merusak sebagian tanaman—semangat pengurus RW dan warga tidak surut. Mereka terus melakukan perbaikan dan menyesuaikan jenis tanaman dengan kondisi tanah yang ada.
Terkait pendanaan, proyek ini merupakan hasil kolaborasi dari berbagai pihak. Selain bantuan bibit dari Suku Dinas (Sudin) terkait dan dana CSR dari kelurahan untuk penataan wilayah, operasional kebun ini juga didukung oleh dana operasional RW.
"Dari dana operasional RW yang kini meningkat menjadi Rp3,25 juta, kami sisihkan maksimal Rp500.000 setiap bulan untuk kebutuhan Urban Farming, seperti beli pupuk, tambahan tanah, dan bibit," jelas sang Ketua RW.
Ia juga menegaskan bahwa dana operasional tersebut dikelola secara transparan untuk kepentingan warga, termasuk mendukung kegiatan Jumantik dan pelayanan Posyandu gratis.
Kini, area yang dulunya kumuh telah berubah menjadi pemandangan hijau yang menyejukkan mata. Keberhasilan program Urban Farming ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Jakarta untuk memanfaatkan lahan tidur menjadi area yang lebih bermanfaat secara ekonomi maupun lingkungan bagi warga sekitar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....