Menolak Tua dan Tetap Berdaya, Lansia Marunda Sulap Galon Bekas Jadi Pot Bernilai

  • 26 Mei 2026 18:33 WIB
  •  Jakarta

RRI. CO. ID, JAKARTA – Usia senja bukan halangan untuk tetap produktif dan kreatif. Itulah yang dibuktikan oleh Pak Imam (67) bersama rekan-rekannya di kawasan Jakarta Utara. Alih-alih berdiam diri, kelompok lansia produktif ini memilih untuk menyulap limbah galon plastik bekas menjadi kerajinan pot bunga yang unik dan bernilai seni.

Dengan tangan terampil, galon-galon bekas yang biasanya hanya menjadi sampah dikumpulkan dan dibentuk menyerupai berbagai karakter hewan, seperti gajah, bebek, hingga jerapah. Prosesnya meliputi pemotongan, pembentukan, hingga pengecatan detail yang memakan waktu cukup lama namun memberikan kepuasan tersendiri.

"Kami ini lansia produktif. Daripada tidak ada kerjaan dan ditolak di mana-mana karena faktor usia, lebih baik kami berkreasi," ujar Pak Imam saat ditemui RRI Jakarta di sela-sela aktivitasnya. Selasa 26 Mei 2026.

Kegiatan ini diprakarsai oleh Pak Pardi, yang dikenal ahli dalam seni ukir, bersama Pak Bahri dan Pak Imam sendiri. Dalam sehari, jika pesanan sedang ramai, mereka mampu memproduksi 10 hingga 20 pot karakter. Satu unit pot cantik ini dibanderol dengan harga yang sangat terjangkau, yakni Rp30.000.

Kreativitas para lansia ini pun mulai menarik perhatian luas. Produk mereka telah dibeli oleh berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum hingga pejabat daerah seperti Walikota, Lurah Kelapa Gading, hingga Lurah Priok.

Meski penghasilan yang didapat saat ini baru cukup untuk menutupi biaya bahan baku dan sekadar biaya "ngopi", Pak Imam mengaku senang bisa tetap beraktivitas di usia 67 tahun. Ia berharap kerajinan ini bisa semakin dikenal luas agar dapat membantu perekonomian kelompoknya.

"Harapan kami mudah-mudahan bisa diangkat lagi (dipromosikan), supaya banyak yang beli dan bisa membantu kami yang sudah tua ini tetap berdaya," pungkasnya.

Aksi kreatif ini menjadi inspirasi bagi banyak orang bahwa kepedulian terhadap lingkungan melalui pemanfaatan limbah dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat, bahkan di usia senja sekalipun.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....