Pensiun Jadi Nelayan, Pak Dulamine Pilih Tekuni Ternak Kambing di Pesisir Jakarta

  • 17 Mei 2026 12:33 WIB
  •  Jakarta

RRI. CO. ID, JAKARTA – Usia bukan menjadi penghalang bagi Pak Dulamine (60) untuk tetap produktif. Setelah puluhan tahun melaut sebagai nelayan, kini ia memilih banting setir menjadi peternak kambing di kawasan pesisir Jakarta. Keputusan ini diambilnya karena faktor usia yang tak lagi memungkinkannya menantang ombak.

“Sudah tua, sekarang ngurusin binatang saja di darat,” ujar Pak Dulamine santai saat ditemui RRI Jakarta di kandangnya. Minggu 17 Mei 2026.

Pak Dulamine mengkhususkan diri pada jenis kambing peranakan Gimbas. Kambing ini memiliki ciri fisik yang unik, terutama pada bentuk kepala dan telinga yang lebih panjang dibanding kambing kacang biasa. Menurutnya, memilih bibit kambing untuk wilayah pesisir tidak bisa sembarangan. Kambing yang didatangkan dari daerah dingin atau pegunungan biasanya tidak akan kuat menahan cuaca panas pesisir, yang berujung pada stres hingga kematian.

“Kalau ambil dari daerah jauh yang dingin, ke sini nggak kuat. Bisa mati karena stres cuaca. Jadi kita cari bibit lokal, lalu kita gemukkan di sini,” jelasnya.

Meski terlihat sederhana, tantangan yang dihadapi Pak Dulamine cukup besar. Salah satunya adalah sulitnya mencari lapak atau tempat berjualan yang strategis, bahkan jika ia bersedia membayar sewa. Hal ini membuatnya lebih mengandalkan sistem "getok tular" dan pelanggan setia dari tahun-tahun sebelumnya.

“Cari lapak sekarang susah, meskipun kita mau bayar. Untungnya banyak pelanggan lama yang langsung datang ke sini. Tadi saja baru laku satu, dibeli sama bengkel motor di dekat jembatan,” ungkapnya.

Dari segi operasional, Pak Dulamine harus merogoh kocek sekitar Rp30.000 untuk satu karung ampas tempe setiap harinya, ditambah dengan rumput segar yang ia cari sendiri di lingkungan sekitar sebagai "camilan" bagi kambing-kambingnya. Agar kambingnya tetap bersih dan menarik minat pembeli, ia rutin memandikan hewan ternaknya setiap dua bulan sekali.

Saat ini, Pak Dulamine memisahkan kandang antara kambing jantan dan betina. Stok yang ia miliki saat ini didominasi oleh kambing jantan berkualitas yang siap dijadikan hewan kurban. Dengan perawatan yang telaten dan pemahaman mendalam tentang cuaca pesisir, kambing-kambing Pak Dulamine tetap tumbuh gemuk dan sehat, siap menyambut Idul Adha tahun ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....