Mutiara Lombok: Simbol Identitas Budaya dan Penunjang Ekonomi Daerah
- 27 Apr 2026 16:35 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Program siaran Suara Budaya Nusantara yang disiarkan oleh RRI menghadirkan tema “Mutiara Lombok: Simbol Identitas Budaya dan Penunjang Ekonomi Daerah” mengulas kekayaan budaya dari Lombok, khususnya mutiara yang telah lama dikenal sebagai komoditas unggulan daerah. Narasumber yang dihadirkan adalah Luberti Budi Utana, seorang pelaku UMKM mutiara di Mataram.
Pembahasan berfokus pada keberadaan mutiara sebagai identitas budaya khas Lombok, yang telah dikenal luas bahkan sebelum berkembangnya kawasan wisata seperti Mandalika. Mutiara Lombok dikenal berasal dari perairan laut selatan yang memiliki kondisi alam ideal untuk menghasilkan mutiara berkualitas tinggi. Hal ini menjadikan mutiara tidak hanya sebagai perhiasan, tetapi juga simbol kekayaan alam dan budaya daerah.
Dalam wawancara, Luberti Budi Utana menjelaskan bagaimana keunggulan mutiara Lombok dibandingkan daerah lain. Ia menyampaikan, “Di perairan Lombok Selatan itu memiliki laut yang hangat, sehingga tiram bisa tumbuh lebih besar dan menghasilkan kilau mutiara yang lebih tebal dibandingkan daerah lain," ujar Luberti saat wawancara, Jumat, 24 April 2026. Ia juga menambahkan bahwa mutiara laut Lombok memiliki ciri khas warna seperti emas dan perak yang berasal dari plankton alami di perairan tersebut.
Selain sebagai simbol budaya, mutiara juga berperan penting dalam mendukung perekonomian daerah. Melalui usaha yang dirintis sejak 2013, Luberti mengembangkan produk kerajinan berbasis mutiara yang dipasarkan baik secara offline maupun online, serta telah menembus pasar internasional. Ia mengungkapkan, “Kami mengedepankan desain yang mengangkat nama Lombok, sehingga orang yang memakai produk kami bisa langsung mengenali identitas daerahnya, hal ini menunjukkan bahwa industri mutiara mampu menjadi penggerak UMKM sekaligus memperluas promosi budaya Indonesia ke dunia," katanya.
Ke depan, pengembangan mutiara Lombok diharapkan terus berlanjut melalui inovasi desain, peningkatan kualitas, serta dukungan dari berbagai pihak seperti pemerintah dan lembaga keuangan. Dengan demikian, mutiara tidak hanya menjadi warisan budaya, tetapi juga menjadi kekuatan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat Lombok, khususnya di kawasan sentra kerajinan seperti Sekarbela.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....