Membangun Dimsum “Bapake” dengan Filosofi Bahagia, Pahala, dan Keluarga

  • 27 Apr 2026 16:18 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Usaha mikro kecil menengah (UMKM) terus menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat, termasuk yang dijalankan oleh Nurcholipa, pemilik Dimsum Bapake. Usaha ini bermula dari skala kecil sejak 2016, saat ia masih bekerja kantoran di bidang keuangan. Berawal dari menjual ke rekan kerja, bisnis ini kemudian berkembang hingga resmi dirintis pada 2017 dengan fokus pada produk dimsum yang saat itu belum sepopuler sekarang.

Nama “Bapake” sendiri memiliki makna mendalam, yakni singkatan dari bahagia, pahala, dan keluarga. Filosofi ini menjadi dasar Nurcholipa dalam membangun usahanya, dengan harapan bisnis yang dijalankan tidak hanya menghasilkan keuntungan, tetapi juga membawa manfaat bagi orang lain. "Awalnya aku hanya menjual satu hingga dua varian dimsum, sekarang alhamdulillah produknya berkembang menjadi beragam makanan seperti gyoza, lasagna, hingga frozen food lainnya," ujar Nurcholipa saat wawancara Teras UMKM di Studio Pro4 Jakarta, Kamis, 23 April 2026.

Dalam perjalanannya, Nurholipa menghadapi berbagai tantangan, mulai dari dagangan tidak laku hingga kerugian akibat masalah pengiriman. Bahkan sempat terpikir untuk kembali bekerja sebagai karyawan. Namun, momentum justru datang saat pandemi COVID-19, ketika permintaan makanan beku meningkat dan penjualan usahanya melonjak. Dari situ, ia mulai memperluas jaringan reseller dan memperkuat pemasaran secara online.

Sistem bisnis yang diterapkan pun cukup fleksibel, dengan mayoritas reseller berasal dari kalangan pekerja kantoran yang menjalankan usaha sebagai sampingan. Mereka bisa menjual tanpa stok melalui sistem pre-order, serta mendapatkan dukungan materi promosi dari pihak usaha. Saat ini, Dimsum “Bapake” telah memiliki lebih dari 100 reseller yang tersebar di berbagai wilayah.

Nurcholipa menegaskan bahwa keberhasilan tidak harus datang dari pekerjaan formal. Ia mengajak masyarakat untuk tidak gengsi memulai usaha kecil, karena dengan konsistensi dan inovasi, peluang akan terus terbuka. Baginya, kunci utama adalah menjalankan usaha dengan rasa suka dan tujuan yang jelas, sehingga setiap prosesnya bisa dinikmati sekaligus membawa hasil.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....