Di PHK, Bu Lia Kini Sukses Berbisnis Cemilan

  • 26 Apr 2026 15:41 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Program Teras UMKM di Radio Republik Indonesia (RRI) Pro 4 Jakarta kembali hadir dengan mengangkat tema "Cemilan Yang Bikin Ketagihan". Dipandu oleh host Shulkha Kamilia, dan menghadirkan Pricilia Santoso, atau yang akrab disapa Ibu Lia, pemilik usaha Cemilan Si Centil.

Dalam Obrolan tersebut, Ibu Lia membagikan kisah inspiratifnya membangun bisnis kuliner dari titik nol hingga produknya menjadi langganan para pecinta camilan tradisional di kawasan Jakarta.

Bisnis yang berlokasi di Sawah Besar ini lahir dari sebuah keterpaksaan yang berbuah manis pada tahun 2020. Ibu Lia menceritakan bahwa dirinya terkena dampak pengurangan karyawan akibat pandemi Covid-19. Meski awalnya mengaku tidak memiliki keahlian memasak, ia pantang menyerah dan mulai belajar secara mandiri melalui YouTube. Berawal dari hobi "ngemil", ia mencoba memproduksi Biji Ketapang yang ternyata mendapat respon luar biasa dari keluarga hingga akhirnya memutuskan untuk dikomersialkan.

Nama "Si Centil" sendiri memiliki cerita unik di balik pemilihannya. Awalnya, Ibu Lia menggunakan merek "Si Montok", merujuk pada panggilan masa kecilnya. Namun, karena kendala regulasi saat pengurusan sertifikat halal, ia harus mengganti nama tersebut. Nama "Si Centil" akhirnya dipilih karena terinspirasi dari gaya orang saat sedang asyik menikmati camilan yang sering kali sambil bergaya, berfoto, atau sekadar bersantai dengan penuh keceriaan.

Produk unggulan dari Cemilan Si Centil adalah camilan tradisional seperti Biji Ketapang dan Akar Kelapa. Berbeda dengan produk di pasaran yang terkadang keras, Ibu Lia menjamin tekstur produknya sangat empuk sehingga banyak pelanggan yang awalnya ragu justru menjadi ketagihan. Selain camilan kering, ia juga berinovasi dengan menyediakan menu bazar seperti cilok isi telur puyuh dan risoles, hingga merambah ke layanan nasi kotak katering dengan sistem Open PO (Pre-Order).

Saat ini, pemasaran Cemilan Si Centil dilakukan secara mandiri melalui media sosial dan WhatsApp, serta sering berpartisipasi dalam program pelatihan Jakpreneur sejak tahun 2025. Ibu Lia juga melakukan inovasi pada kemasan dengan menggunakan botol ramping 250ml yang lebih praktis dibawa bepergian (travel-friendly). Bagi masyarakat yang ingin mencicipi camilan ini, pesanan dapat dilakukan langsung kepada Ibu Lia yang mengelola seluruh proses produksi hingga pemasaran secara personal untuk menjaga kualitas rasa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....