Jadi Langganan Bu RT, Bakso "Parlente" Harga Merakyat

  • 03 Apr 2026 07:34 WIB
  •  Jakarta

RRI. CO. ID, JAKARTA– Sosok Pak Baron (Sudio), penjual bakso yang viral karena selalu mengenakan setelan jas lengkap saat berjualan, ternyata bukan sekadar fenomena sesaat di media sosial. Di lingkungan tempatnya berjualan, ia telah menjadi sosok yang dicintai karena konsistensi penampilan dan kebaikan budinya.

Ibu Himas, Ketua RT 13 di lingkungan tersebut, mengaku sebagai salah satu pelanggan paling setia bakso Pak Baron. Baginya, bakso Pak Baron adalah pilihan utama keluarga, bahkan ia sering memborong dalam jumlah banyak.

"Saya beli hampir tiap hari. Ini saja langsung beli lima mangkok," ujar Bu Himas saat ditemui RRI Jakarta di lokasi. Kamis 2 April 2026.

Menurutnya, ada perpaduan sempurna yang membuat pelanggan sulit berpaling: rasa yang enak, porsi yang mengenyangkan, dan harga yang sangat terjangkau. "Suka saja, buat makan enak, murah meriah lagi. Cuma sepuluh ribu harganya tapi baksonya banyak," tambahnya.

Menanggapi penampilan Pak Baron yang mirip "orang kantoran", Bu Himas memberikan kesaksian bahwa kebiasaan tersebut sudah ada sejak lama. Jauh sebelum viral sebagai penjual bakso dengan jas, Pak Baron memang dikenal sebagai pribadi yang apik dalam berpakaian.

"Dari dulu waktu masih jualan bubur ayam, orangnya memang sudah apik. Jadi bukan baru-baru saja," ungkap Bu Himas. Hal ini menegaskan bahwa karakter Pak Baron yang bersih dan rapi merupakan jati diri profesionalnya sebagai pedagang kuliner.

Pak Baron diketahui sempat pindah lokasi berjualan ke kawasan Kebantenan selama beberapa waktu. Namun, karena ikatan yang kuat dengan para pelanggannya di lokasi lama, ia memutuskan untuk kembali. Para pelanggan pun menyambutnya dengan antusias, terbukti dengan antrean yang selalu mengular sejak pagi.

"Tadi saja dari pagi belum keluar-keluar (selesai melayani antrean). Dia sempat pindah ke Kebantenan, tapi akhirnya balik lagi ke sini. Mungkin gagal move on ya," canda Bu Himas sambil tertawa.

Bagi para pencinta kuliner yang ingin mencicipi "Bakso Presiden" ini, Pak Baron biasanya mulai menggelar dagangannya dari jam 10 pagi hingga jam 7 malam, atau hingga stok baksonya habis terjual.

Kisah Pak Baron dan dukungan dari tokoh masyarakat seperti Bu RT ini membuktikan bahwa kejujuran dalam berdagang, keramahan, serta perhatian pada detail penampilan bisa menciptakan loyalitas pelanggan yang luar biasa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....