Ade Suherman Minta Pemerintah Serius Kembangkan UMKM Mikro
- 14 Mar 2026 14:53 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Anggota DPRD DKI Jakarta, Ade Suherman, meminta pemerintah daerah agar lebih serius, membuka peluang dan dukungan bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM), khususnya sektor mikro. Hal itu sebagai bagian, dari upaya memperkuat ekonomi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Ade Suherman, saat rapat kerja Komisi B DPRD DKI Jakarta, dengan mitra kerja pemerintah daerah. Rapat itu membahas penguatan sektor ekonomi dan pemberdayaan pelaku usaha di Jakarta.
Menurut Ade, UMKM merupakan tulang punggung ekonomi rakyat, yang mampu menciptakan lapangan kerja. Dan menjaga daya tahan ekonomi masyarakat, di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan.
“UMKM mikro harus benar-benar diberi ruang berkembang. Pemerintah harus membuka keran dukungan secara optimal, agar para pelaku usaha kecil bisa tumbuh, dan menjadi penggerak ekonomi masyarakat,” ujar Ade Suherman, dalam keterangan tertulis, Sabtu, 14 Maret 2026.
Berdasarkan data Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM DKI Jakarta, saat ini terdapat sekitar 1,1 juta pelaku UMKM di Jakarta. Dengan lebih dari 400 ribu di antaranya, merupakan UMKM binaan pemerintah daerah, melalui berbagai program pemberdayaan.
Selain itu, program kewirausahaan JakPreneur juga terus berkembang. Dengan ratusan ribu pelaku usaha, yang telah mendapatkan pelatihan, pendampingan usaha, hingga dukungan pemasaran.
Ade menilai angka tersebut menunjukkan, potensi kewirausahaan masyarakat Jakarta yang sangat besar. Namun, potensi itu harus diimbangi dengan dukungan nyata, berupa akses permodalan, pelatihan usaha, perluasan akses pasar, serta kemudahan perizinan.
“Jumlah pelaku UMKM di Jakarta sangat besar. Ini potensi ekonomi rakyat yang harus didorong. Pemerintah tidak boleh setengah-setengah dalam memberikan dukungan,” kata politisi Partai Keadilan Sejahtera itu.
Ia juga mengingatkan, sektor UMKM secara nasional memiliki kontribusi signifikan, terhadap perekonomian Indonesia. Dengan kontribusi lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), dan menyerap lebih dari 90 persen tenaga kerja nasional.
Karena itu, Ade mendorong agar kebijakan pengembangan UMKM di Jakarta, benar-benar difokuskan pada penguatan pelaku usaha mikro. Yang selama ini menjadi mayoritas, dan paling rentan terhadap tekanan ekonomi.
“Kalau UMKM mikro kuat, maka ekonomi masyarakat juga akan kuat. Pemerintah harus memastikan akses program, pembinaan, dan peluang usaha benar-benar terbuka, bagi para pelaku usaha kecil,” ucap Ade Suherman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....