Laundry Koin Capai 400 Koin saat Akhir Pekan

  • 13 Feb 2026 13:18 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta – Suasana di salah satu gerai laundry koin di kawasan permukiman Pisangan Baru terlihat ramai dipadati pelanggan. Sejumlah mesin cuci dan mesin pengering tampak beroperasi tanpa henti, sementara beberapa pelanggan duduk menunggu giliran sambil memantau waktu pencucian mereka. Aktivitas keluar-masuk pelanggan terjadi hampir setiap beberapa menit.

Dilansir dari lama resmi media antaranews.com pada Jumat, 13 Febuari 2026 Laundry koin ini beroperasi setiap hari mulai pukul 06.00 pagi hingga 00.00 malam. Jam operasional yang panjang tersebut memudahkan pelanggan menyesuaikan waktu mencuci dengan aktivitas harian mereka. Untuk menggunakan layanan ini, pelanggan cukup membeli koin dengan harga Rp10.000 per koin. Satu koin berlaku untuk satu kali proses, baik mencuci maupun mengeringkan.

Laundry koin ini menjadi solusi praktis bagi masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi. Dengan sistem pembayaran menggunakan koin, pelanggan dapat mencuci dan mengeringkan pakaian secara mandiri tanpa harus menunggu proses beberapa hari seperti pada laundry kiloan. Dalam satu kali proses pencucian, waktu yang dibutuhkan berkisar antara 26 hingga 30 menit, sedangkan pengeringan memakan waktu sekitar 40 hingga 44 menit.

“Pada hari biasa atau weekdays, rata-rata penjualan mencapai sekitar 150 koin per hari. Sementara saat akhir pekan, jumlahnya meningkat signifikan hingga sekitar 300 sampai 400 koin per hari.” Ucap Dinda Penjaga Laundry Koin.

Menurut Penjaga Laundry Koin, pada siang hingga sore hari, mayoritas pelanggan adalah ibu rumah tangga. Mereka memanfaatkan fasilitas mesin berkapasitas besar untuk mencuci pakaian keluarga dalam jumlah banyak, termasuk selimut dan bed cover. Keunggulan bagi ibu rumah tangga adalah menghemat waktu, tenaga, serta biaya listrik dan air di rumah. Selain itu, hasil pengeringan yang maksimal sangat membantu saat musim hujan karena pakaian bisa langsung kering dan siap dilipat.

“Keunggulannya memudahkan pelanggan untuk mencuci dengan waktu singkat dan untuk ibu rumah tangga, bisa ditinggal dulu untuk masak ataupun mengerjakan pekerjaan yang lain.” Ucapnya.

Sementara itu, pada malam hari hingga menjelang tutup, laundry koin lebih banyak dipadati oleh pekerja kos dan mahasiswa. Mereka biasanya datang setelah pulang kerja atau kuliah untuk mencuci pakaian pribadi. Kepraktisan sistem koin dan proses yang cepat menjadi alasan utama mereka memilih layanan ini.

Untuk menunjang kenyamanan pelanggan, pengelola menyediakan ruang tunggu dengan bangku yang nyaman sehingga pelanggan dapat menunggu dengan lebih santai. Selain itu, tersedia keranjang khusus yang dapat digunakan pelanggan untuk memilah dan memilih pakaian sebelum dimasukkan ke mesin cuci. Fasilitas ini membantu proses mencuci menjadi lebih rapi dan terorganisir.

Laundry koin ini juga menjual deterjen dan pewangi pakaian di lokasi, sehingga pelanggan yang tidak membawa perlengkapan tetap dapat mencuci dengan mudah. Akses Wi-Fi gratis turut menambah kenyamanan selama proses berlangsung. (Trisna Mutia Tihara – Mahasiswa Universitas Ibnu Chaldun Jakarta).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....