Kalapa Klopo, Brend Baru Minuman Keluarga
- 20 Nov 2025 19:58 WIB
- Jakarta
KBRN, Jakarta: Program UMKM RRI Jakarta "Jalan Usaha" kembali menghadirkan kisah inspiratif dari pelaku usaha lokal. Kali ini, Saepul Imam, Owner Kalapa Klopo, berbagi perjalanan bisnis minuman kelapa yang kini menjadi kebanggaan keluarganya. Usaha ini bermula dari minuman kelapa rumahan tanpa merek di warung orang tuanya, yang kemudian ia kembangkan menjadi brand dengan kemasan modern dan strategi pemasaran digital. “Kalapa itu bahasa Sunda, Klopo itu bahasa Jawa. Kami keluarga dari Cirebon, jadi perbatasan Sunda Jawa,” kata Imam mengenai nama unik tersebut, Kamis, 20/11/2025.
Perjalanan usaha Kalapa Klopo dimulai pada tahun 2019 ketika Imam memutuskan berhenti bekerja demi membantu orang tuanya yang sudah menua. Ia fokus mengembangkan produk minuman kelapa setelah melihat peluang yang selalu bertahan dari waktu ke waktu. “Saya dari kecil sudah bantu orang tua jualan kelapa, jadi rasanya sudah mateng lah kalau ngurusin ini,” ujarnya. Berbekal pengalaman tersebut, ia merapikan konsep, memberi nama, serta mempercantik kemasan agar lebih pantas bersaing di pasaran.
Imam juga menjelaskan alasan kuat di balik keyakinannya mengembangkan usaha ini. Selain kedekatan emosional, ia melakukan riset kecil yang menunjukkan bahwa minuman kelapa adalah produk yang tak lekang oleh tren. Ketika pandemi Covid-19 melanda, manfaat kelapa sebagai elektrolit alami membuat penjualan meningkat. “Saat usaha lain turun, alhamdulillah kelapa malah dicari karena manfaatnya,” tuturnya. Instagram menjadi senjata utama pemasaran dengan mengandalkan konten visual dan dukungan iklan digital.
Kalapa Klopo diproduksi dari rumah keluarga Imam di kawasan Mampang. Selama pandemi, strategi usahanya berfokus pada layanan pesan antar melalui platform ojek online. “Karena gak bisa dine-in, kita fokus kirim-kirim aja waktu PSBB,” katanya. Keberadaan layanan online memperluas jangkauan pelanggan, baik lewat Instagram maupun aplikasi transportasi daring berlogo hijau.
Untuk menjaga keberlanjutan usaha, Imam memulai semuanya dari modal yang sangat terbatas. Kemasan awal masih menggunakan stiker sederhana, namun perlahan berkembang menjadi cup dan botol modern yang lebih menarik. Langkah kecil tersebut memberi dampak besar terhadap citra brand. Dengan kreativitas, konsistensi, dan keberanian mengambil keputusan, Kalapa Kelopo tumbuh dari usaha tanpa nama menjadi identitas bisnis keluarga. “Yang penting mulai dulu, pelan-pelan dirapihin, insyaAllah bisa jadi kebanggaan,” tutup Imam.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....