BTSE Indonesia Perkuat Pasar Kripto menuju Perdagangan Kelas Dunia
- 03 Jul 2026 18:20 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - BTSE Group dan PT Aset Kripto Internasional menghadirkan pondasi platform perdagangan dengan menghadirkan infrastruktur perdagangan kelas dunia, likuiditas yang mendalam, teknologi yang ada untuk memastikan pengalaman terbaik bagi para pengguna. Melalui joint venture, BTSE Indonesia sebuah bursa aset digital dan aset kripto Indonesia yang teregulasi, akan berfokus pada akuisisi pengguna, pemasaran, kemitraan strategis dan penjualan, dengan memanfaatkan pengetahuan pasar dan hubungan yang kuat untuk mempercepat pertumbuhan di Indonesia.
BTSE Indonesia telah memperoleh izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang memungkinkan perusahaan untuk beroperasi sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang teregulasi. Sebagai salah satu dari sedikit entitas yang telah memperoleh persetujuan untuk memfasilitasi perdagangan aset kripto di Indonesia, BTSE Indonesia memberikan jaminan yang lebih besar kepada pengguna melalui perlindungan aset pelanggan yang kuat, kepatuhan terhadap peraturan anti pencucian uang, serta operasional bisnis yang transparan.
"Indonesia memiliki semua yang dibutuhkan untuk menjadi pusat kripto besar berikutnya di Asia; populasinya, permintaannya, dan kini juga kerangka regulasinya. Yang dibutuhkan sekarang adalah kombinasi yang tepat antara infrastruktur global dan keahlian lokal. Itulah tepatnya yang dihadirkan oleh joint venture ini," ujar Jeff Mei, Chief Operating Officer BTSE Group dalam keterangan resminya, Jum'at, 3 Juli 2026.
Perizinan tersebut memungkinkan BTSE Indonesia untuk bekerja sama dengan bank-bank lokal di Indonesia, penyedia payment gateway, serta menawarkan produk keuangan digital yang teregulasi, termasuk layanan deposit, penarikan, dan konversi Rupiah Indonesia (IDR), serta pasangan perdagangan dalam denominasi IDR, yang merupakan kapabilitas penting bagi basis pengguna kripto Indonesia yang berkembang pesat.
Perizinan ini juga memungkinkan BTSE Indonesia untuk memperluas portofolio produknya, termasuk potensi menghadirkan perdagangan futures dan layanan lainnya, sesuai dengan peraturan dan pedoman yang ditetapkan oleh otoritas Indonesia.
Stephanie Kusnadi, Chief Strategy Officer BTSE Indonesia mengatakan, integrasi dengan BTSE menandai babak baru bagi aset digital di Indonesia. Dengan keahlian lokal yang mendalam serta dukungan dari salah satu exchange global terkemuka, BTSE Indonesia berada pada posisi yang unik untuk menghadirkan platform perdagangan yang aman, kompetitif, dan sepenuhnya mematuhi regulasi lokal.
"Kami antusias menghadirkan standar global kepada para pengguna di Indonesia serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia," kata Stephanie Kusnadi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....