Harga Emas Antam Catatkan Pergerakan Fluktuatif
- 21 Jan 2026 15:04 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) masih mencatatkan pergerakan yang fluktuatif di pasar domestik. Menurut situs resmi emasantam.id, harga emas Antam 1 gram pada pertengahan Januari 2026 berada sekitar Rp 2,675 juta.
Selain itu, harga emas batangan dalam berbagai pecahan seperti 0,5 gram sampai 1.000 gram terus diperbarui setiap hari di portal harga Antam, sehingga pembeli dan investor bisa memantau perubahan secara real-time.
Pergerakan seperti ini menjadi berita penting karena menunjukkan potensi nilai emas yang stabil atau naik di mata pelaku pasar. Perubahan harga ini biasanya dipengaruhi oleh permintaan pasar dan sentimen ekonomi global, sehingga setiap harinya bisa berbeda-beda.
Baru-baru ini, harga emas Antam dilaporkan kembali naik pada perdagangan hari ini. Harga jualnya kini hampir mendekati Rp 2,8 juta per gram, mencerminkan momentum positif di pasar logam mulia. Kenaikan ini menarik perhatian para investor dan publik karena menunjukkan tren apresiasi nilai emas sebagai aset investasi.
Emas Antam kerap menjadi pilihan utama investor yang menginginkan aset yang relatif aman di tengah ketidakpastian ekonomi. Menurut data harian harga emas Antam yang dipublikasikan oleh situs resmi Logam Mulia dilansir pada laman emasantam.id, berikut harga emas Antam per 21 Januari 2026:

Note: Harga ini bisa berbeda sedikit saat pembelian karena adanya pajak dan biaya layanan. (Ilustrasi: emasantam.id)
Pergerakan harga emas Antam tidak hanya dipengaruhi oleh data lokal semata, tetapi juga faktor harga emas dunia dan kondisi makro ekonomi. Perubahan indeks dolar AS dan permintaan global sering berdampak langsung terhadap harga emas domestik.
Secara keseluruhan, harga emas Antam terus menunjukkan tren yang menarik dengan beberapa hari terakhir menunjukkan kenaikan. Harga batangan 1 gram mendekati batas Rp 2,8 juta, menandai minat pasar masih kuat. Meski demikian, fluktuasi harga tetap terjadi sehingga setiap investor perlu terus memantau update harian dari sumber resmi.
(Naszwa Annida Rizky - Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....