Public Expose, BBRM Peroleh Laba Bersih USD6,1 juta

  • 07 Jan 2026 15:52 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta : PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk (BBRM) menggelar Public Expose Insidentil secara daring pada Rabu, (7/1/2026) membahas tiga agenda yakni analisa manajemen terkait dengan pergerakan harga saham perseroan, kinerja keuangan terkini dan kondisi bisnis terkini Perseroan serta upaya manajemen di tahun 2026.

Manajemen Perseroan melaporkan bahwa berdasarkan Historical pergerakan saham terjadi peningkatan harga kumulatif saham yang signifikan dan peningkatan volume transaksi sepenuhnya merupakan hasil dari dinamika pasar. Sampai pelaksanaan Public Expose Insidentil, seluruh informasi telah disampaikan sesuai ketentuan pasar modal dan senantiasa menjalankan prinsip transparansi.

Dari sisi kinerja keuangan, Perseroan memperoleh peningkatan pendapatan sebesar USD866ribu atau sekitar 9% dibandingkan dengan periode September 2024, Kenaikan pendapatan terjadi pada segmen kapal SPB, karena adanya penambahan 1 unit kapal Self Propelled Barge yang telah diterima dan beroperasi sejak Oktober 2024. 

“Untuk kapal OSV mengalami penurunan sebesar USD 305 ribu. Hal ini disebabkan karena pada awal Januari sampai dengan pertengahan September 2025, terdapat 2 kapal Perseroan yang sedang melakukan docking,” ujar manajemen.

Tidak hanya itu, Perseroan membukukan laba bersih sebelum pajak dikurangi dengan pendapatan lain-lain dan selisih kurs sebesar USD6,1 juta pada tahun 2025, mengalami kenaikan dibandingkan laba bersih pada tahun 2024 sebesar USD4,8 juta. Peningkatan ini sejalan dengan peningkatan pendapatan Perseroan.

Untuk total Aset Perseroan pada tanggal 30 September 2025 adalah sebesar USD46,3 juta, naik sebesar USD3,1 juta atau sebesar 7% dibandingkan dengan total aset pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar USD43,2 juta. Kenaikan ini disebabkan oleh kenaikan Aset Lancar sebesar 3,9 juta yang disebabkan adanya kenaikan kas dan setara kas sebesar USD3,7 juta seiring dengan kenaikan pendapatan Perseroan. 

Sementara total liabilitas Perseroan pada tanggal 30 September 2025 adalah sebesar USD4,1 juta, turun sebesar USD1,067 juta atau sebesar 20% dibandingkan dengan total liabilitas pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar USD5,2 juta. Penurunan ini disebabkan karena adanya pembayaran Utang Bank atas pembelian kapal Premier Bahari sebesar USD 669.658 dan pembayaran utang atas pembelian kendaraan sebesar USD7 ribu. 

Ekuitas Perseroan pada tanggal 30 September 2025 sebesar USD42,1 juta naik sebesar USD4,1 juta atau sebesar 11% dari ekuitas pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar USD37,9 juta. Peningkatan tersebut disebabkan karena adanya laba Perseroan sebesar USD 4,1juta.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....