Menkeu Purbaya Berikan Kuliah Umum di IPB University
- 24 Nov 2025 18:05 WIB
- Jakarta
KBRN, Jakarta: Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti konsep Sumitronomics sebagai strategi kunci untuk mencapai pertumbuhan ekonomi nasional. Hal tersebut disampaikan Menkeu Purbaya saat memberikan Kuliah Umum di Kampus Dramaga, IPB University pada Jumat (21/11/2025).
Kuliah Umum ini mengangkat tema "Arah Baru Kebijakan Tata Kelola Keuangan Negara untuk Kesejahteraan Masyarakat Indonesia". Materi yang disampaikan yakni terkait Tata Kelola Keuangan Negara untuk Kesejahteraan Masyarakat Indonesia.
Selain itu, dalam paparannya Purbaya menyampaikan konsep Sumitronomics (Sumitro Economics) yakni suatu konsep strategi ekonomi nasional agar tumbuh lebih tinggi, stabil, dan merata. Dalam konsep tersebut terdapat 3 pilar utama pembangunan ekonomi Indonesia, yakni Pertumbuhan Ekonomi yang Tinggi, Pemerataan Manfaat Pembangunan, dan Stabilitas Nasional yang Dinamis.
“Konsep ini menekankan pertumbuhan ekonomi cepat, pemerataan manfaat pembangunan, dan stabilitas nasional sebagai tiga pilar utama,” ujarnya dalam paparan Kuliah Umum.
Konsep Sumitronomics diambil dari gagasan ekonomi yang dikembangkan oleh Prof. Dr. Sumitro Djojohadikusumo, seorang tokoh Ekonom berpengaruh dalam sejarah Indonesia. Ia menuturkan konsep ini diambil setelah membaca bukunya sekaligus Prof. Sumitro ini merupakan ayah dari Presiden Prabowo Subianto.
"Terpaksa saya baca buku punya Prof. Sumitro, kan pasti isi kepalanya presiden dipengaruhi oleh bapaknya (Prof. Sumitro). Karena, pasti setiap hari diskusi di meja makan," kata Purbaya.
Ia juga memaparkan grafik data Pertumbuhan Kredit dan Likuiditas pasca penempatan dana Rp. 200 Triliun di Bank Himbara. Hasilnya menunjukkan pertumbuhan kredit tercatat per Oktober sebesar 7,8% (yoy) dan Suku Bunga antar Bank terus menurun terutama tenor pendek.
Hal ini berdampak pada pelonggaran moneter BI terhadap Suku Bungaantar Bank. Kebijakan ini diharapkan dapat terus mendorong pertumbuhan ekonomi dan mempercepat transmisi kredit.
Diakhir, Purbaya berpesan pada mahasiswa IPB khususnya Gen Z untuk bisa lebih serius dalam belajar agar bisa berkontribusi untuk negara. Indonesia membutuhkan SDM unggul untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8%.
“Teman-teman mahasiswa Gen Z, belajar yang sungguh-sungguh. Jangan takut terhadap hambatan. Negara menunggu kontribusi Anda, kita perlu orang-orang pintar lebih banyak lagi untuk mendukung delapan persen terus-terusan ke depan nanti” katanya mengakhiri saat memberikan Kuliah Umum. (Rahmalia Ramdlini – IPB University)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....