BPS DKI, Pertumbuhan Ekonomi di Jakarta Masih Stabil

  • 06 Nov 2025 10:58 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DKI Jakarta mencatat pertumbuhan ekonomi Ibu Kota pada triwulan III tahun 2025 mencapai 4,96 persen secara tahunan. Angka ini menunjukkan kondisi ekonomi Jakarta tetap solid di tengah dinamika ekonomi nasional dan global.

Kepala BPS Provinsi DKI Jakarta, Nurul Hasanudin mengatakan, secara triwulanan atau quarter to quarter (Q2Q), pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 0,02 persen. “Angka ini menunjukkan bahwa perekonomian Jakarta masih tumbuh meskipun dengan laju yang moderat,” ujarnya di Jakarta, Rabu (5/11).

Beberapa sektor menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi Jakarta pada periode ini. Sektor penyediaan akomodasi dan makan minum, transportasi dan pergudangan, serta jasa perusahaan menjadi sektor yang mencatat peningkatan tertinggi.

“Kontribusi terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi datang dari sektor jasa yang terus berkembang seiring meningkatnya mobilitas masyarakat,” jelas Kepala BPS. Ia menambahkan, aktivitas perdagangan dan jasa turut menjadi indikator penting bagi stabilitas ekonomi Jakarta.

Dalam struktur ekonomi Jakarta, sektor perdagangan masih mendominasi dengan kontribusi sebesar 18,31 persen terhadap total Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Disusul sektor industri pengolahan sebesar 11,24 persen dan konstruksi 10,77 persen.

Menurutnya, dominasi sektor jasa dan perdagangan menggambarkan karakter ekonomi Jakarta sebagai pusat bisnis dan keuangan nasional. “Jakarta merupakan barometer aktivitas ekonomi Indonesia, sehingga pergerakan di Ibu Kota sangat berpengaruh terhadap perekonomian nasional,” katanya.

BPS juga mencatat, tren pertumbuhan ekonomi yang stabil ini didukung oleh meningkatnya daya beli masyarakat dan aktivitas pariwisata perkotaan. Infrastruktur dan transportasi publik yang semakin terintegrasi turut memperkuat pergerakan ekonomi warga.

Ke depan, BPS DKI Jakarta mengimbau agar kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat terus diperkuat. “Dengan sinergi yang baik, Jakarta akan mampu menjaga momentum pertumbuhan menuju kota yang tangguh, berdaya saing, dan berkelanjutan,” tutupnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....