Antisipasi Inflasi, Prudential Siapkan Warisan Finansial Keluarga Indonesia

  • 01 Okt 2025 14:37 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta : Di tengah kenaikan biaya hidup dan inflasi, kebutuhan akan perencanaan finansial menjadi semakin penting. Meski rata-rata inflasi Indonesia dalam lima tahun terakhir relatif terkendali di kisaran 1,5–3,5%, kenyataannya biaya hidup sehari-hari meningkat lebih cepat.

Misalnya, biaya pendidikan naik 10–15% per tahun, sementara harga properti melonjak 8,6% hanya dalam empat tahun terakhir (dari 102,11% pada 2021 menjadi 110,9% di 2025). Tanpa perencanaan matang, warisan yang saat ini dipersiapkan berpotensi besar untuk terkikis daya belinya di masa depan sehingga harus dipertimbangkan kembali apakah perencanaan saat ini sudah cukup. 

Iskandar Ezzahuddin, Presiden Direktur Prudential Syariah, menyampaikan, sebagai pemimpin industri asuransi jiwa syariah, pihaknya berkomitmen untuk menghadirkan solusi relevan dengan kebutuhan jangka panjang keluarga Indonesia. 

"Untuk itu kami menghadirkan PRUHeritage Syariah Essential Plan, sebuah langkah strategis kami sebagai upaya mendukung ketahanan finansial keluarga Indonesia sekaligus memperluas akses terhadap solusi proteksi berbasis syariah,” ujar Iskandar dalam keterangan resminya, Selasa (30/9/2025).

Iskandar  mengatakan, inflasi dan kenaikan biaya hidup membuat masyarakat semakin membutuhkan proteksi yang bukan hanya seumur hidup, tapi juga memiliki nilai yang bertambah untuk dapat mengimbangi inflasi.

"Produk ini menghadirkan solusi dengan kontribusi tetap, dilengkapi Booster Proteksi sehingga Santunan Asuransi dapat meningkat hingga 150%, agar keluarga lebih tenang menghadapi masa depan dan memastikan warisan yang ditinggalkan tetap bermanfaat," katanya.

Keunggulan yang bisa diperoleh antara lain perlindungan jangka panjang hingga usia 100 tahun dan booster proteksi yakni kenaikan 10% santunan asuransi setiap 5 tahun, mulai tahun polis ke-11, hingga maksimal 50% dari santunan awal.

Tidak hanya itu, santunan meninggal dunia meningkat yakni 100%, santunan asuransi ditambah manfaat booster proteksi hingga 50%, santunan asuransi (jika ada), kontribusi tetap, mulai dari Rp500.000/bulan atau Rp5.500.000/tahun selama masa pembayaran kontribusi, fleksibilitas masa pembayaran kontribusi, dari 5, 10, 15 tahun hingga peserta yang diasuransikan berusia 60 atau 99 tahun.

Vivin Arbianti Gautama, Chief Customer Marketing Officer Prudential Syariah menambahkan, ini lebih dari sekadar proteksi finansial, karena memberikan kesempatan bagi peserta untuk berbuat kebaikan melalui wakaf hingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat luas. Hal ini merupakan fitur opsional yang dapat dipilih oleh Pemegang Polis jika ingin menggunakan Santunan Asuransi untuk lembaga wakaf yang memiliki perjanjian kerja sama dengan Pengelola.

Jumlah maksimum manfaat asuransi yang dapat diwakafkan adalah 45% dari total manfaat meninggal dunia (termasuk Booster Proteksi). 

"Dengan semangat tolong-menolong yang menjadi inti dari prinsip syariah, kami berharap PRUHeritage Syariah Essential Plan menjadi kado untuk nanti bagi keluarga, bukan hanya untuk keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga sebagai warisan keberkahan bagi sesama,” ucapnya.

Produk ini diharapkan dapat menjadi solusi proteksi untuk mengatasi tantangan kebutuhan jangka panjang, menjaga kemapanan finansial, sekaligus menjadi peninggalan penuh makna sebagai #KadoUntukNanti di tengah dinamika ekonomi yang penuh ketidakpastian.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....