Menabung Kripto Makin Praktis, Ini Manfaat dan Caranya
- 23 Jun 2025 18:59 WIB
- Jakarta
KBRN, Jakarta: Menabung bukan lagi soal menyisihkan uang di celengan atau rekening tabungan. Di era digital saat ini, aset kripto seperti Bitcoin, Ethereum, hingga Solana mulai dilirik sebagai alternatif menabung jangka panjang dan bukan sekadar untuk trading.
Metode menabung kripto secara rutin, dikenal sebagai Dollar Cost Averaging (DCA), makin populer karena memberi investor cara sederhana dan disiplin dalam membangun portofolio tanpa harus memikirkan naik-turunnya harga harian. Dengan menyetorkan jumlah tetap secara berkala, investor berpeluang mendapatkan harga rata-rata terbaik dalam jangka panjang.
Aplikasi PINTU, salah satu platform investasi kripto di Indonesia, kini menyediakan fitur Auto DCA Multiple Asset, yang memungkinkan pengguna untuk menabung hingga 50 aset kripto sekaligus secara otomatis. Artinya, investor tak perlu repot melakukan pembelian manual setiap periode cukup sekali atur, portofolio akan dibangun sendiri sesuai preferensi.
“Menebak harga terendah untuk beli kripto hampir mustahil. Tapi dengan DCA, investor bisa tetap masuk pasar secara konsisten tanpa perlu stres soal timing,” kata Head of Product Marketing PINTU, Iskandar Mohammad, Senin (23/6/2025).
Manfaat utama menabung kripto dengan cara DCA antara lain:
• Disiplin berinvestasi: Otomatisasi jadwal beli membuat investor rutin menyisihkan dana.
• Mengurangi risiko volatilitas: Harga beli tersebar di berbagai waktu, sehingga lebih stabil.
• Fleksibel dan terdiversifikasi: Pengguna bisa pilih aset kripto favorit dan atur sendiri alokasinya.
Contohnya, dari Rp1 juta per bulan, pengguna dapat membagi dana menjadi 50% untuk Bitcoin (BTC), 30% untuk Ethereum (ETH), dan 20% untuk Solana (SOL). Tak perlu membuka aplikasi tiap saat, cukup atur sekali dan sistem akan bekerja otomatis sesuai jadwal.
Lima aset kripto yang paling banyak dipilih pengguna PINTU dalam fitur Auto DCA saat ini adalah BTC, ETH, SOL, XRP, dan MANTA, mencerminkan kombinasi antara aset besar dan proyek potensial.
Menabung aset kripto dengan strategi DCA cocok bagi siapa pun yang ingin masuk ke dunia kripto tanpa harus jadi trader aktif. Apalagi, fitur otomatis seperti ini bisa membantu menghilangkan bias emosional saat pasar sedang fluktuatif.
Perlu diingat, investasi kripto tetap mengandung risiko, namun dengan strategi dan fitur yang tepat, masyarakat dapat mulai dari kecil dan membangun aset masa depan secara bertahap.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....