Gen Z Diprediksi Jadi Generasi Terkaya Dunia 2035

  • 07 Mei 2025 09:37 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta: Laporan Bank of America menyebutkan bahwa Gen Z, yang lahir antara 1997 hingga 2012, diproyeksikan akan menjadi generasi paling kaya dalam sejarah pada 2035. Menurut laman Newsweek, mereka diperkirakan akan mengumpulkan kekayaan global sebesar 74 triliun dolar AS pada 2040.

Lompatan pendapatan ini terjadi setelah Gen Z menghadapi tantangan ekonomi seperti pengangguran dan tingginya biaya hidup. Dalam beberapa tahun terakhir, mereka juga terpaksa menunda kepemilikan rumah karena keterbatasan finansial.

Sebanyak 32 persen responden Gen Z dalam survei Bank of America mengaku kondisi keuangan mereka tertinggal dibanding orang tua mereka di usia yang sama. Karena itu, banyak dari mereka lebih memilih mengalokasikan uang untuk liburan, konser, hingga hewan peliharaan.

Pola konsumsi ini membuat Gen Z dianggap sebagai generasi yang paling disruptif terhadap ekonomi global. Mereka berbelanja lebih cepat dibandingkan generasi lain, baik untuk kebutuhan pokok maupun gaya hidup.

Laporan itu juga mencatat bahwa Gen Z adalah generasi berpendidikan tinggi namun belum dimanfaatkan secara maksimal. Sekitar 57 persen dari mereka yang tidak lagi bersekolah pada 2022 melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Sebagai perbandingan, hanya 53 persen Milenial dan 43 persen Gen X yang menempuh pendidikan tinggi di usia yang sama. Pendidikan ini memberi peluang bagi Gen Z untuk memperoleh pekerjaan bergaji tinggi.

Bank of America mencatat pertumbuhan upah Gen Z mencapai 8 persen per tahun, tertinggi dibandingkan generasi lain. Pertumbuhan ini didukung oleh karier mereka yang berbasis teknologi dan digital.

Selain itu, Gen Z akan mendapat keuntungan dari transfer kekayaan terbesar dari generasi Baby Boomer. Menurut Cerulli Associates, sebanyak 84 triliun dolar AS akan diwariskan kepada Gen X, Milenial, dan Gen Z hingga 2045.

Penggabungan peningkatan upah dan warisan itu membuat Gen Z diperkirakan mengumpulkan 36 triliun dolar AS pada 2030. Jumlah itu akan meningkat dua kali lipat lebih menjadi 74 triliun dolar pada 2040.

Bank of America menyebut Gen Z sebagai generasi yang akan mendefinisikan ulang cara menabung, bekerja, hingga konsumsi di masa depan. Mereka juga lebih memilih berinvestasi pada perusahaan yang beretika dan berkelanjutan.

Meski begitu, Gen Z masih menghadapi tantangan seperti ketidakpastian ekonomi global dan pasar tenaga kerja yang kompetitif. Namun, adaptasi teknologi dan literasi keuangan mereka menjadi modal kuat menuju posisi generasi terkaya dunia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....