Tingkatkan Ekonomi Daerah, Kanwil Kemenkum Maluku Sambangi Kota Tual

  • 13 Mar 2025 23:05 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta: Dalam upaya memperkuat perlindungan hukum terhadap Kekayaan Intelektual (KI) serta mendorong peningkatan nilai ekonomi bagi masyarakat dan UMKM, Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Maluku sambangi kantor Pemerintah Kota Tual. Kunjungan tersebut dipimpin oleh Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Reza Adityas Ananda, Kamis (13/03/2024).

Didampingi oleh Kepala Balai Standarisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Maluku dan Balai Perindustrian Maluku, rombongan disambut langsung oleh Wakil Wali Kota Tual, Amir Rumra beserta jajaran pemerintah daerah.

Reza menyampaikan bahwa koordinasi tersebut bertujuan untuk memperkuat sinergitas antara Kanwil Kemenkumham Maluku, Kementerian Pertanian Maluku, Kementerian Perindustrian Maluku, dan Pemerintah Kota Tual dalam rangka optimalisasi pelayanan hukum. Dimana Fokus utama dari sinergi ini adalah perlindungan hukum bagi Kekayaan Intelektual masyarakat dan UMKM guna meningkatkan roda ekonomi daerah.

“Kehadiran kami dari sinergi dan kolaborasi yang telah dilakukan Kemenkum Maluku dalam mengembangkan potensi lokal serta memajukan program strategis yang telah dicanangkan oleh Presiden, untuk bisa terealisasi juga di Kota Tual. Hal ini akan merepresentasikan eksistensi pemerintah hadir di tengah masyarakat dalam melaksanakan pelayanan publik secara langsung,” kata Reza dalam keterangan tertulisnya, Kamis (13/3/2025).

Dalam kesempatan tersebut, dilakukan juga penyerahan Sertifikat Merek “Kota Tual” kepada Wakil Wali Kota Tual. Sertifikat tersebut menjadi simbol perlindungan Kekayaan Intelektual bagi pemerintah daerah serta menjadi branding resmi untuk berbagai event yang diselenggarakan.

Amir Rumra menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Tual sangat mengapresiasi serta menyampaikan terima kasih atas penyerahan sertifikat merek dan kunjungan yang dilakukan. Ia berharap kerja sama ini dapat terus berjalan dengan baik untuk mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo dalam penguatan sektor hukum dan ekonomi di daerah.

“Anggap Tual sebagai bagian dari bapak-bapak sendiri. Kota ini tidak akan berkembang tanpa adanya koordinasi dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Dengan kerja sama yang lebih erat, kami berharap dapat memberikan kontribusi dalam mendorong kemajuan Kota Tual dan perekonomian,” ujar Amir Rumra

Sejumlah produk unggulan khas Kota Tual seperti pisang embal, batik Kei, dan tenun ikat Kei juga menjadi perhatian dalam program pendampingan pendaftaran perlindungan KI. Pemerintah Kota Tual pun telah mengalokasikan anggaran khusus untuk pemberdayaan UMKM.

“Program ini mencakup pemanfaatan sumber daya genetik dan alam untuk mengembangkan industri rumahan agar produk-produk lokal dapat naik kelas dan bersaing di pasar nasional maupun internasional,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....