Elitery Gandeng Jamie Metzl Bahas Strategi AI dan Keamanan Siber

  • 18 Sep 2026 19:08 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Perusahaan layanan teknologi informasi dan keamanan siber asal Indonesia, Elitery, membuka peluang kolaborasi strategis dengan technology strategist Dr. Jamie Metzl untuk memperkuat pengembangan layanan berbasis kecerdasan buatan (AI) dan keamanan siber.

Peluang kerja sama tersebut dibahas dalam pertemuan virtual yang berlangsung pada Rabu, 16 September 2026. Pertemuan dihadiri Ketua Strategic Advisory Council Elitery Sandiaga Salahuddin Uno, Direktur Utama Elitery Kresna Adiprawira, Presiden Komisaris Tsamanov, serta Jamie Metzl.

Dalam diskusi tersebut, kedua pihak membahas transformasi AI, keamanan siber, tata kelola, manajemen risiko, hingga aspek etika dalam penerapan teknologi AI. Elitery juga memanfaatkan pertemuan itu untuk menyerap pandangan strategis Metzl sebagai masukan bagi arah pengembangan perusahaan dan peluang ekspansi layanan AI.

“Organisasi perlu memahami bagaimana manusia dapat bekerja secara efektif bersama sistem AI. Kita perlu melihat pekerjaan secara lebih spesifik untuk menentukan bagian mana yang dapat diotomatisasi, diperkuat dengan AI, dan mana yang tetap membutuhkan keahlian serta pertimbangan manusia,” ujar Metzl dalam keterangan tertulis, Jumat, 18 September 2026.

Salah satu pembahasan utama dalam pertemuan tersebut adalah meningkatnya keterkaitan antara perkembangan AI dan keamanan siber. Metzl mengatakan kemampuan AI saat ini membuka peluang bagi organisasi untuk mendeteksi serta memperbaiki kerentanan keamanan lebih cepat sebelum dimanfaatkan pihak yang berniat melakukan serangan siber.

“AI saat ini memberikan peluang bagi pihak yang bertahan untuk menemukan dan memperbaiki kerentanan sebelum pihak yang menyerang memiliki akses terhadap kemampuan teknologi yang sama,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa semakin canggih kemampuan AI dalam mengerjakan tugas-tugas dasar, semakin penting bagi manusia untuk memahami kontribusi yang tidak dapat sepenuhnya digantikan teknologi.

Ketua Strategic Advisory Council Elitery, Sandiaga Salahuddin Uno, menyatakan penerapan AI seharusnya tidak berhenti pada peningkatan efisiensi, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat melalui penciptaan peluang kerja.

“AI tidak hanya memudahkan tugas, tetapi juga harus berdampak bagi masyarakat dalam penciptaan lapangan kerja,” ujar Sandiaga.

Direktur Utama Elitery Kresna Adiprawira mengungkapkan perusahaan tengah menyiapkan langkah untuk berkembang sebagai AI resource management company, yakni perusahaan yang membantu organisasi mengelola lingkungan AI, agen AI, serta integrasinya dengan manusia dan sistem teknologi yang sudah dimiliki.

Menurut Kresna, pendekatan tersebut ditujukan agar pemanfaatan AI di setiap organisasi dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Selain itu, pihaknya juga mengeksplorasi peluang kemitraan dengan laboratorium AI, termasuk kemungkinan memperoleh akses terhadap model AI yang lebih maju guna mendukung penguatan layanan keamanan siber perusahaan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....