Muslim LifeFest 2026 Hadirkan 205 Pelaku Usaha Halal di Indonesia
- 29 Agt 2026 15:43 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI) menggelar Muslim LifeFest 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten, pada 28-30 Agustus 2026.
Pameran yang berlangsung selama tiga hari ini mempertemukan lebih dari 205 pelaku usaha dari tujuh kategori dengan keluarga Muslim yang membutuhkan produk, layanan, dan informasi terkait gaya hidup halal dalam satu lokasi.
Panitia menargetkan sebanyak 45 ribu pengunjung selama penyelenggaraan Muslim LifeFest 2026.
Sekretaris Jenderal KPMI, Lucky Cahyo Kencono mengatakan, berbagai kategori produk dan layanan yang dihadirkan disesuaikan dengan kebutuhan sehari-hari keluarga Muslim.
“Di sini ada beberapa produk. Ada fashion, food, halal medicine, tour and tourism, dan berbagai kebutuhan halal lifestyle lainnya,” ujar Lucky dikutip pada Sabtu, 29 Agustus 2026.
Muslim LifeFest 2026 juga menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk memperkuat merek sekaligus memperkenalkan produk baru kepada konsumen.
Sementara itu, Bendahara Umum KPMI, Teuku Fadhil Aruna, mengatakan momentum pameran selama tiga hari dapat dimanfaatkan pelaku usaha, khususnya UMKM, untuk membangun interaksi langsung dengan pasar.
“Tujuannya adalah untuk memberikan semangat kepada teman-teman UMKM, para pengusaha yang mungkin ingin mem-branding-kan produknya, launching produk, kemudian memperkenalkan brand baru atau merek baru,” terang Fadhil.
Selain pameran produk halal, kebutuhan pendidikan keluarga Muslim juga mendapat ruang khusus melalui Muslim EduFest.
Program yang digelar bersama Perkumpulan Lembaga Dakwah dan Pendidikan Islam Indonesia (PULDAPII) tersebut menghadirkan lebih dari 65 lembaga pendidikan Islam, mulai dari jenjang SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi.
Fadhil mengatakan, kehadiran Muslim EduFest memberikan kemudahan bagi orang tua yang tengah mencari lembaga pendidikan bagi anak-anaknya.
“Buat teman-teman keluarga Muslim yang ingin mencari sekolah untuk anak-anaknya, ini tepat banget untuk mencari sekolah langsung. Yang mungkin biasanya harus door-to-door ke sekolah masing-masing, sekarang satu tempat bisa langsung mencari sekolah yang sesuai dengan anak-anaknya,” ungkap Fadhil.
Penyelenggaraan Muslim LifeFest juga menjadi bagian dari implementasi empat pilar KPMI, yakni literasi dan edukasi, produksi, pembiayaan, serta pemasaran.
Keempat pilar tersebut diterapkan melalui berbagai kelas dan talkshow bisnis, area pameran produk, fasilitasi pembiayaan syariah, serta akses langsung pelaku usaha terhadap pasar.
Dari perspektif pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah (DEKS) Bank Indonesia, Ndari Suryaningsih, mengapresiasi penyelenggaraan Muslim LifeFest 2026.
“Sebenarnya apa yang diselenggarakan ini sejalan dengan apa yang dilakukan oleh Bank Indonesia. Bank Indonesia juga melakukan kebijakan dalam hal pengembangan ekonomi dan keuangan syariah dengan tujuan untuk mendorong Indonesia bisa menjadi pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia,” ucap Ndari.
Ndari menekankan, pengembangan ekonomi dan keuangan syariah membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, komunitas, hingga asosiasi.
Menurutnya, kolaborasi diperlukan agar ekosistem ekonomi dan keuangan syariah semakin kuat dan mampu menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi nasional.
“Pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia agar menjadi pusat ekonomi dan keuangan syariah global tentunya merupakan hal yang perlu kita kolaborasikan secara bersama-sama dan tidak bisa dikerjakan secara masing-masing,” ujar Ndari.
Muslim LifeFest 2026 dibuka untuk umum mulai pukul 09.00 hingga 21.00 WIB di Hall 9-10 ICE BSD City.
Pengunjung dapat membeli tiket secara online maupun langsung di lokasi. Harga tiket online dibanderol Rp35 ribu, sedangkan tiket onsite sebesar Rp40 ribu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....