Konsistensi Kinerja, Bank Universal BPR Raih Golden Award

  • 19 Agt 2026 15:40 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Bank Universal BPR telah meraih predikat 'Sangat Bagus' selama lima tahun berturut-turut dari periode 2022 hingga 2026, menunjukkan konsistensi kinerja yang luar biasa.
  • Universal BPR menerima penghargaan Golden Award pada ajang 17th Infobank BPR Award 2026 yang diselenggarakan di Jakarta pada Jumat, 14 Agustus 2026.
  • Bank ini berhasil menempati Peringkat 9 Nasional dalam kategori BPR beraset Rp 1 triliun ke atas berdasarkan penilaian kinerja keuangan tahun 2025.

RRI.CO.ID, Jakarta – Bank Universal BPR kembali mencatatkan kinerja positif, dengan meraih predikat ”Sangat Bagus” selama lima tahun berturut-turut, pada periode 2022–2026. Atas konsistensi itu, Universal BPR dianugerahi penghargaan Golden Award, dalam ajang 17th Infobank BPR Award 2026, yang berlangsung di Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.

Selain penghargaan khusus itu, Universal BPR juga berhasil menempati Peringkat 9 Nasional, kategori BPR beraset Rp 1 triliun ke atas. Hal itu berdasarkan penilaian kinerja keuangan sepanjang tahun 2025.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Chairman Infobank Media Group, Eko B Supriyanto, bersama Ketua Umum DPP Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Indonesia (Perbarindo), Tedy Alamsyah, kepada Direktur Utama Bank Universal BPR, Reyhan Satyahadi. Reyhan Satyahadi menyatakan, pencapaian itu merupakan buah dari penerapan prinsip kehati-hatian (prudential banking), dan pengelolaan bisnis yang terukur, di tengah dinamika industri BPR.

”Mempertahankan predikat 'Sangat Bagus' selama lima tahun berturut-turut, tidak terlepas dari pengelolaan bisnis yang terukur. Serta kontribusi seluruh insan Universal BPR, dalam memberikan layanan terbaik kepada nasabah,” ujar Reyhan dalam keterangan tertulis, Rabu, 19 Agustus 2026.

Berdasarkan data publikasi keuangan perusahaan tahun 2025, Universal BPR membukukan total aset sebesar Rp 2,292 triliun. Dengan perolehan laba bersih mencapai Rp 35,913 miliar.

Dari sisi kualitas aset, rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) gross terjaga di level 3,93 persen, berada di bawah batas aman regulator sebesar 5 persen. Sementara itu, tingkat pengembalian ekuitas (return on equity/ROE) tercatat sebesar 22,52 persen, yang mencerminkan tingkat profitabilitas dan efisiensi pengelolaan modal.

Guna merespons perubahan perilaku dan kebutuhan nasabah, Universal BPR terus mengakselerasi transformasi digital, melalui aplikasi Universal Mobile. Layanan itu memfasilitasi transaksi transfer antarbank, hingga pemantauan saldo secara real-time.

Penguatan infrastruktur digital itu, berjalan seiring dengan optimalisasi jaringan 13 kantor cabang. Yang beroperasi di wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Jambi, hingga Riau.

Ke depan, perusahaan akan fokus memperkuat fundamental bisnis, mempercepat digitalisasi, serta mengembangkan produk keuangan yang relevan bagi masyarakat. ”Kami ingin pertumbuhan Universal BPR, tidak hanya tercermin dari angka bisnis, tetapi juga dari nilai tambah yang dirasakan langsung oleh nasabah,” ucap Reyhan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....