Mohsein Saleh Badegel Jadi Jembatan Diplomasi Investasi Sulut-UEA

  • 05 Agt 2026 17:03 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Mohsein Saleh Badegel Jadi Jembatan Diplomasi Investasi Sulut-UEA

RRI.CO.ID, Jakarta – Pertemuan Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid bersama Wakil Gubernur dr. Reny Lamadjido dengan Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia, Abdulla Salem AlDhaheri, di Kantor Gubernur Sulawesi Tengah menjadi awal penguatan kerja sama strategis antara kedua pihak. Di balik terselenggaranya pertemuan tersebut, terdapat peran Mohsein Saleh Badegel yang menjadi penghubung sekaligus mediator komunikasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Uni Emirat Arab. Melalui komunikasi yang dibangun sejak awal, Mohsein berhasil mempertemukan kedua pihak untuk membahas berbagai peluang investasi di Sulawesi Tengah.

Menurut Mohsein, diplomasi investasi harus dibangun melalui komunikasi yang intensif agar potensi daerah dapat dikenal lebih luas oleh investor global. “Sulawesi Tengah memiliki potensi yang sangat besar di berbagai sektor. Pertemuan ini kami harapkan menjadi awal dari kerja sama nyata yang dapat memberikan dampak langsung bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Mohsein Saleh Badegel.

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid mengapresiasi peran Mohsein Saleh Badegel yang telah menjembatani komunikasi dengan Pemerintah Uni Emirat Arab hingga pertemuan strategis tersebut dapat terlaksana.

“Pertemuan ini tidak terlepas dari kontribusi Mohsein Saleh Badegel yang telah membuka ruang komunikasi strategis dengan pihak Uni Emirat Arab. Ini menjadi langkah penting bagi masa depan investasi di Sulawesi Tengah,” kata Anwar Hafid, seperti dalam Siaran Persnya Rabu 5 Agustus 2026 yang di terima RRI.

Duta Besar UEA untuk Indonesia, Abdulla Salem AlDhaheri, menyampaikan ketertarikannya terhadap berbagai potensi unggulan Sulawesi Tengah. Menurutnya, daerah ini memiliki prospek besar untuk pengembangan investasi di sektor mineral, energi terbarukan, perkebunan kelapa sawit, perikanan, pertanian, hingga pariwisata.

Sebagai tindak lanjut, kedua pihak sepakat membentuk task force bersama untuk mempercepat pembahasan peluang investasi dan menyiapkan langkah konkret menuju realisasi sejumlah proyek strategis. Pertemuan lanjutan akan digelar di Jakarta guna mempresentasikan sektor-sektor prioritas yang siap ditawarkan kepada investor Uni Emirat Arab, termasuk industri mineral, energi terbarukan, perkebunan kelapa sawit, dan perikanan.

Selain sektor tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah juga menawarkan peluang investasi di bidang kesehatan melalui pembangunan rumah sakit bertaraf internasional sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan di kawasan Indonesia timur.

Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat hubungan ekonomi Indonesia–Uni Emirat Arab melalui investasi yang berkelanjutan dan saling menguntungkan. Diplomasi yang dimediasi Mohsein Saleh Badegel diharapkan menjadi awal terbukanya peluang kerja sama yang lebih luas bagi pembangunan Sulawesi Tengah di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....