Perkuat Literasi Keuangan Pegawai, PLN EPI Gelar Financial Wellbeing Series

  • 23 Jun 2026 18:57 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - PT PLN Energi Primer Indonesia (EPI) memperkuat literasi keuangan pegawai melalui program Financial Wellbeing Series bertajuk Economic Outlook: Strategi Investasi Menghadapi Perubahan Ekonomi. Program tersebut digelar untuk membantu pegawai meningkatkan ketahanan finansial di tengah ketidakpastian ekonomi global yang terus berkembang.

Direktur Manajemen Human Capital dan Administrasi PLN EPI Dedeng Hidayat mengatakan kemampuan mengelola keuangan pribadi kini menjadi keterampilan yang semakin penting di tengah berbagai tantangan ekonomi, mulai dari perubahan suku bunga, dinamika geopolitik, fluktuasi nilai tukar hingga volatilitas pasar keuangan.

Menurutnya, literasi keuangan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengelola pendapatan, tetapi juga menjadi bagian dari pengembangan kualitas sumber daya manusia yang adaptif dan berdaya saing.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membekali pegawai dengan pemahaman yang lebih baik dalam mengelola keuangan, menjaga kesehatan finansial, serta memilih instrumen investasi yang sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangannya,” ujar Dedeng, pada kegiatan Financial Wellbeing Series yang digelar secara daring, Senin, 22 Juni 2026.

Ia menilai kesehatan finansial yang baik dapat memberikan dampak positif terhadap kinerja pegawai. Pegawai yang memiliki kondisi keuangan yang sehat cenderung lebih fokus, produktif, dan mampu mengambil keputusan secara bijak dalam menghadapi perubahan ekonomi.

Karena itu, penguatan literasi keuangan menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk membangun sumber daya manusia yang tangguh sekaligus siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Dalam kegiatan tersebut, PLN EPI menghadirkan Literacy and Education Mandiri Sekuritas, Norman Yudha Aditya Andreswara, sebagai narasumber utama. Ia memaparkan berbagai perkembangan ekonomi global yang berpengaruh terhadap keputusan investasi masyarakat.

Norman menjelaskan bahwa ketegangan geopolitik, pergerakan harga komoditas dunia, penguatan aset safe haven, hingga perubahan arus modal global menjadi faktor yang perlu dicermati investor dalam menyusun strategi keuangan.

“Dalam situasi ekonomi yang penuh ketidakpastian, investor perlu membangun strategi yang disiplin, terdiversifikasi, dan sesuai dengan profil risiko. Pemahaman terhadap instrumen investasi menjadi penting agar keputusan yang diambil tidak hanya berorientasi pada imbal hasil, tetapi juga keberlanjutan keuangan jangka panjang,” katanya.

Selain membahas prospek ekonomi dan investasi, peserta juga memperoleh pembekalan mengenai pengelolaan keuangan pribadi, mulai dari penyusunan tujuan keuangan, pengaturan anggaran, pengelolaan arus kas, hingga pentingnya dana darurat sebagai fondasi kesehatan finansial.

Melalui program Financial Wellbeing Series, PLN EPI berupaya membangun budaya finansial yang sehat di lingkungan kerja. Langkah tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan kesejahteraan pegawai, tetapi juga mendukung terciptanya sumber daya manusia yang unggul dan mampu memberikan kontribusi optimal bagi perusahaan di tengah perubahan ekonomi yang semakin dinamis.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....