Perkuat Kemandirian Ekonomi Penyandang Disabilitas, MPMX Luncurkan MPM BISA

  • 12 Jun 2026 15:13 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX⁠) meluncurkan program MPM BISA (Bisnis Inklusif Siap Aksi) guna memperkuat kemandirian ekonomi penyandang disabilitas melalui pelatihan, pendampingan usaha, serta dukungan pengembangan kapasitas kewirausahaan. Program tersebut menyasar 30 pelaku usaha penyandang disabilitas dan menjadi pengembangan dari program unggulan perusahaan, Life Skill Training Center (LSTC).

Program MPM BISA diluncurkan sebagai respons terhadap masih terbatasnya akses penyandang disabilitas terhadap pendidikan, pelatihan keterampilan, dan peluang ekonomi yang setara. Melalui program tersebut, peserta mendapatkan pembekalan literasi keuangan, pengelolaan risiko usaha dan finansial, keamanan digital, penguatan kepercayaan diri, hingga pendampingan usaha.

MPMX menggandeng Mien R. Uno Foundation sebagai mitra pelaksana. Sebanyak 30 peserta yang terdiri dari kelompok teman netra dan teman daksa dipilih melalui proses seleksi administrasi dan wawancara untuk mengidentifikasi potensi, kebutuhan, serta motivasi dalam mengembangkan usaha.

GM Corporate Communication & Sustainability MPMX, Natalia Lusnita, mengatakan MPM BISA tidak hanya dirancang sebagai program pelatihan, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi yang lebih inklusif bagi penyandang disabilitas pelaku usaha.

“Kami ingin mengambil bagian dalam memperkuat kapasitas teman-teman penyandang disabilitas pelaku UMKM melalui berbagi pengetahuan terkait literasi, baik dalam mengelola usaha, memahami peluang, membangun daya saing, maupun mengembangkan usaha secara berkelanjutan,” ujar Natalia dalam keterangan tertulis, Jumat, 12 Juni 2026.

Menurutnya, setiap pelaku usaha memiliki potensi besar untuk berkembang apabila didukung akses terhadap pengetahuan dan kesempatan yang setara. Karena itu, MPMX memandang keberlanjutan tidak hanya berkaitan dengan pertumbuhan bisnis, tetapi juga pemberdayaan masyarakat dan penciptaan dampak sosial yang nyata.

Program MPM BISA berlangsung selama tiga bulan, mulai dari proses rekrutmen peserta pada Mei hingga rangkaian kegiatan yang berakhir pada Juli 2026. Tahapan program meliputi pelatihan, enrichment, mentoring, penjurian, pemberian hibah, hingga pelaporan hasil program.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, pelatihan tatap muka digelar pada 9–10 Juni 2026. Para peserta mendapatkan materi mengenai literasi keuangan, manajemen risiko finansial, digital security, etika digital, dan etika bisnis. Materi tersebut disusun untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam mengelola usaha sekaligus menghadapi tantangan di era ekonomi digital.

MPMX juga melibatkan sejumlah karyawan sebagai relawan fasilitator dan trainer yang mendampingi peserta selama pelatihan berlangsung. Keterlibatan tersebut diharapkan menciptakan proses pembelajaran dua arah, baik bagi peserta maupun para relawan yang terlibat dalam program.

Untuk memperkuat dampak pemberdayaan, MPMX akan memberikan dana hibah kepada tiga peserta terbaik sebagai modal pengembangan usaha. Penerima hibah akan ditentukan berdasarkan penilaian terhadap komitmen, konsistensi, serta kemampuan peserta dalam menerapkan materi pelatihan ke dalam rencana pengembangan bisnis mereka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....