MRT Jakarta Targetkan Uji Coba Rute Bundaran HI–Monas Juni 2027

  • 04 Jun 2026 23:05 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta – PT MRT Jakarta menargetkan, pelaksanaan uji coba operasional jalur MRT fase 2A, yang menghubungkan Bundaran HI hingga Monas, pada Juni 2027. Rencana itu menjadi bagian, dari upaya memperluas layanan transportasi massal di Jakarta, sekaligus meningkatkan konektivitas antarkawasan di pusat Ibu Kota.

Direktur Utama MRT Jakarta, Tuhiyat, mengatakan perusahaan berencana melanjutkan operasional MRT, yang saat ini berakhir di Bundaran HI, hingga mencapai kawasan Monas. Sebelum dibuka untuk masyarakat, jalur tersebut akan melalui serangkaian tahapan pengujian, sesuai prosedur yang berlaku, guna memastikan aspek keselamatan dan keandalan layanan.

Menurut Tuhiyat, layanan untuk masyarakat berpotensi mulai dinikmati pada akhir 2027, setelah seluruh proses uji coba dan evaluasi selesai dilakukan. Langkah itu merupakan bagian dari strategi pengoperasian bertahap, sebelum keseluruhan proyek MRT fase 2A Bundaran HI–Kota rampung, sesuai jadwal pada 2029.

Dari sisi pembangunan, progres konstruksi paket pekerjaan CP201, yang mencakup lintasan Bundaran HI hingga Monas, menunjukkan perkembangan yang signifikan. Hingga saat ini, capaian pekerjaan sipil telah mencapai sekitar 92,88 persen, menandakan proyek itu semakin mendekati tahap penyelesaian.

Direktur Konstruksi MRT Jakarta, Weni Maulina, menjelaskan sejumlah pekerjaan yang masih berlangsung, meliputi penyelesaian trotoar di kawasan Jalan MH Thamrin, pemasangan sistem pendingin, pembangunan akses masuk Stasiun Monas, serta pengerjaan rel dan sistem kelistrikan. Secara fisik, bangunan stasiun juga mulai terlihat jelas di lapangan.

Stasiun Monas nantinya diproyeksikan menjadi salah satu stasiun ikonik, dalam jaringan MRT Jakarta. Bagian pintu masuk dan area skylight stasiun telah mulai terbentuk, dan akan menghadap langsung ke kawasan Monumen Nasional.

Kehadiran jalur baru itu diharapkan dapat mendorong masyarakat, beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum, yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Selain memperkuat konektivitas transportasi publik, pengoperasian rute Bundaran HI–Monas, juga diharapkan mendukung mobilitas warga dan wisatawan, yang beraktivitas di pusat pemerintahan, serta kawasan bersejarah Jakarta. (Kristison Effendi - mahasiswa magang Universitas Bunda Mulia)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....