Agrowisata Taiwan Bidik Pangsa Pasar Indonesia
- 23 Mei 2026 20:27 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Sebagai negara ekonomi terbesar di Asia Tenggara, Indonesia memiliki populasi sebanyak 280 juta jiwa dengan daya beli masyarakat yang didominasi oleh generasi muda. Sebagian besar masyarakat Indonesia memilih negara tetangga sebagai tujuan utama untuk berlibur ke luar negeri, menjadikannya target pasar yang sangat potensial bagi agrowisata Taiwan.
Untuk terus memperluas visibilitas internasional agrowisata Taiwan di pasar Asia Tenggara, Badan Pengembangan Pedesaan dan Konservasi Tanah dan Air dari Kementerian Pertanian Taiwan kembali bekerja sama dengan Asosiasi Pengembangan Pertanian Rekreasi Taiwan menggelar "Taiwan Leisure Farm Fair" di Emporium Pluit Mall, Jakarta Utara pada 22-24 Mei 2026.
Pameran Agrowisata ke-2 digelar, melihat tingginya minat wisatawan Indonesia terhadap trend perjalanan yang santai, mendalam dan menyatu dengan alam. Mengusung tema "Farm Stay, Fun Stay", pameran ini diharapkan dapat mempererat dan memperdalam hubungan kerjasama pariwisata antara Taiwan dan Indonesia.
Wakil Kepala Kantor Dagang e-Ekonomi Taipei (TETO) untuk Indonesia, Trust Lin mengatakan, dengan menonjolkan keunikan bertema alam, budaya dan keberlanjutan, Taiwan siap memikat hati para pelancong dari Indonesia. Melalui strategi branding berkelanjutan, upaya ini tidak hanya memperkuat citra merek di Indonesia, tetapi juga mengajak lebih banyak wisatawan untuk menjelajahi keindahan desa-desa di Taiwan.
"Langkah ini diharapkan dapat mendorong dampak ekonomi bagi industri lokal sekaligus mempererat pertukaran pariwisata antar kedua negara," ujar Trust Lin di Jakarta, Sabtu, 23 Mei 2026.

Trust menjelaskan, pameran promosi tahun ini hadir dengan skala yang jauh lebih besar, yakni dengan menggandeng 7 perkebunan lokal unggulan Taiwan, 3 maskapai penerbangan nasional, dan 10 agen perjalanan terkemuka asal Indonesia untuk menunjukkan lebih dari 30 pilihan paket tour mendalam.
"Kami menghadirkan area pameran wisata berkelanjutan, wisata memetik buah, wisata bunga dan wisata teh Taiwan," katanya.
Para pengunjung juga bisa mencoba langsung berbagai aktivitas seru atas pedesaan Taiwan, seperti DIY bantal aroma teh, membuat balok lilin aroma bunga, hingga mewarnai telur. Selain itu, kartu pos teh unik bernama 'Send the Fragrance' yang berhasil memenangkan penghargaan bergengsi German iF Design Award juga ikut dipamerkan.
Sebelumnya, pada tahun 2025, ajang perdana Taiwan Leisure Farm Fair berhasil menarik perhatian besar dengan diliput lebih dari 120 media lokal di Indonesia. Acara ini sukses memperkenalkan keindahan wisata perkebunan Taiwan serta trend gaya hidup di bulan santai di perkebunan kepada masyarakat Indonesia.
Selain itu, menyadari bahwa sekitar 90% populasi Indonesia merupakan komunitas muslim, para pelaku industri wisata perkebunan Taiwan juga terus bergerak aktif meningkatkan kapasitas layanan mereka. Mulai dari menyediakan sertifikasi ramah muslim untuk kuliner hingga fasilitas penginapan yang ramah muslim.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....