Ini Tips Memilih Sapi Kurban yang Sehat dan Layak ala SPG "Cowboy"
- 23 Mei 2026 14:09 WIB
- Jakarta
RRI. CO. ID, JAKARTA – Menjelang Idul Adha 1445 H, masyarakat mulai berburu hewan kurban terbaik. Namun, memilih sapi yang sehat dan layak secara syariat memerlukan ketelitian. Ibu Ela (52), salah satu tenaga pemasar atau SPG bergaya cowboy di lapak hewan kurban kawasan Sungai Bambu, Jakarta Utara, membagikan tips praktis bagi para calon pekurban.
Menurut Ibu Ela, ada beberapa kriteria fisik dan administratif yang harus diperhatikan agar ibadah kurban semakin mantap dan hewan yang dikonsumsi masyarakat terjamin kualitasnya.
Perhatikan Postur dan Kualitas Daging
Kriteria pertama yang paling mudah dikenali adalah tampilan fisik sapi. Ibu Ela menyarankan untuk memilih sapi yang memiliki postur tubuh yang baik dan terlihat berisi.
"Pilih jenis sapi yang bagus, yang dagingnya besar, padat, dan terlihat 'montok'. Itu tandanya sapinya terawat dan pakannya bergizi," jelas Ibu Ela saat memberikan edukasi kepada pengunjung. Sabtu 23 Mei 2026.
Pastikan Hewan dalam Kondisi Sehat
Selain postur, kesehatan umum hewan juga harus dipastikan. Sapi yang sehat biasanya memiliki mata yang jernih, hidung yang lembap (bukan karena flu), bulu yang bersih/mengkilap, serta lincah dalam bergerak. Di lapak tempatnya bekerja, Bu Ela menjamin seluruh sapi dalam kondisi prima dan selalu dipantau kebersihannya.
Cek Riwayat Vaksinasi
Mengingat beberapa waktu lalu sempat marak wabah penyakit mulut dan kuku (PMK), status vaksinasi menjadi sangat krusial. Ibu Ela menegaskan bahwa seluruh sapi di lapaknya telah menjalani prosedur kesehatan yang ketat. "Sapi-sapi di sini sudah tervaksinasi semua, jadi aman untuk dikurbankan," tambahnya.
Kelengkapan Administrasi (SKKH) dan Asuransi
Tips terakhir yang tak kalah penting adalah memeriksa dokumen resmi dari pihak berwenang. Sapi yang layak kurban harus memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) yang dikeluarkan oleh dinas terkait.
Menariknya, lapak di Sungai Bambu ini juga memberikan jaminan tambahan berupa asuransi bagi hewan kurban. "Kami ada surat kesehatan resmi dan juga ada perlindungan asuransi, jadi pembeli tidak perlu khawatir jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan pada hewannya sebelum hari H," pungkas Bu Ela.
Dengan adanya edukasi dari para tenaga pemasar seperti Ibu Ela, diharapkan masyarakat bisa lebih cerdas dalam memilih hewan kurban yang tidak hanya besar secara ukuran, tetapi juga sehat secara medis dan sah secara syariat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....