Jelang Idul Adha, Penjualan Kambing di Pesisir Meningkat Dibanding Tahun Lalu
- 17 Mei 2026 12:30 WIB
- Jakarta
RRI. CO. ID, JAKARTA – Menjelang hari raya Idul Adha, geliat penjualan hewan kurban mulai terasa, termasuk di kawasan pesisir. Salah satu peternak setempat, Pak Dulamine (60), berbagi pengalamannya dalam merawat kambing-kambingnya agar tetap sehat dan gemuk meski berada di lingkungan cuaca yang berbeda dari daerah pegunungan.
Pak Dulamine, yang sudah menggeluti dunia peternakan selama kurang lebih 7 tahun, mengungkapkan bahwa kunci dari kambing-kambingnya yang terlihat bugar adalah pola makan yang teratur.
“Pagi dikasih ampas tempe, sore baru rumput,” ujarnya kepada RRI Jakarta, Minggu 17 Mei 2026.
Selain faktor makanan, kebersihan juga menjadi prioritas. Meski kambing-kambing tersebut hanya berada di dalam kandang, Pak Dulamine rutin memandikan mereka setidaknya satu atau dua bulan sekali untuk membersihkan kotoran yang menempel.
Satu hal yang cukup unik dari cara perawatan Pak Dulamine adalah metode pengobatannya saat hewan ternaknya sakit. Ia mengaku menggunakan obat-obatan yang biasa dikonsumsi manusia untuk mengatasi keluhan ringan pada kambingnya.
“Kalau kambing mencret, kasih Diapet atau Entrostop. Kalau perut kembung atau masuk angin, dikasih Tolak Angin. Sama saja kayak orang,” kelakarnya.
Namun, untuk kondisi yang lebih serius, ia tetap melakukan penyuntikan obat khusus hewan secara mandiri.
Dari sisi ekonomi, kambing yang dijual Pak Dulamine diklaim memiliki harga yang lebih terjangkau dibandingkan pedagang di pinggir jalan besar. Hal ini dikarenakan ia tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk sewa lapak.
“Di luar mungkin harga sembilan (juta), di sini saya lepas tujuh atau delapan (juta). Karena kita nggak bayar sewa lapak,” jelas Pak Dulamine.
Keuntungan ini nampaknya berbuah manis pada Lebaran Haji tahun ini. Pak Dulamine mencatat kenaikan penjualan yang signifikan. Jika tahun lalu ia hanya mampu menjual satu ekor kambing, tahun ini sudah ada tiga ekor yang terjual dari total delapan ekor stok yang ia miliki.
Meski beternak di lokasi yang cukup tersembunyi dan belum tersentuh inspeksi dari dinas terkait, Pak Dulamine berkomitmen untuk terus merawat sisa kambingnya dengan baik, baik untuk dijual kembali maupun untuk dikembangkan lebih lanjut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....