Kawasan Komersial Terintegrasi, Gading Serpong Jadi Daya Tarik Pelaku Usaha
- 03 Mei 2026 20:01 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta : Perkembangan kawasan komersial di Paramount Gading Serpong dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan kemajuan. Aktivitas usaha tumbuh seiring meningkatnya populasi dan mobilitas, terutama di koridor-koridor yang terhubung langsung dengan kawasan hunian.
Aktivitas tenant saat ini banyak terkonsentrasi pada sektor F&B dan lifestyle, terutama di kawasan dengan tingkat kunjungan tinggi dan komunitas yang sudah terbentuk. Fenomena ini sejalan dengan kondisi di Tangerang sebagai salah satu kawasan dengan pertumbuhan pesat.
Martin Samuel Hutapea, Associate Director LEADS Property mencatat bahwa meningkatnya populasi dan perkembangan kawasan hunian turut mendorong kebutuhan ruang usaha yang dekat dengan aktivitas sehari-hari masyarakat. Dalam praktiknya, area komersial masih menjadi salah satu produk properti yang paling banyak diserang pasar.
Menurutnya, berbagai jenis usaha, mulai dari makan minum, laundry hingga ritel harian umumnya berkembang di area ini karena kedekatannya dengan konsumen.
"Tingkat penyerapan ruang usaha di Tangerang juga tercatat tinggi, mencapai sekitar 93% dalam satu tahun terakhir, dengan kisaran harga yang paling diminati berada di Rp2 miliar hingga Rp5 miliar," ujar Martin dalam keterangan resminya, Minggu, 3 Mei 2026.
Di lapangan, dinamika itu terlihat nyata. Sejumlah titik di kawasan komersial Paramount Gading Serpong berkembang menjadi pusat aktivitas baru. Kehadiran tenant kuliner hingga lifestyle tidak hanya mengikuti tren, tetapi ikut membentuk ritme kawasan yang semakin hidup dari hari ke hari.
Bagi pelaku usaha, faktor lokasi menjadi pertimbangan utama. Kawasan dengan akses yang baik, dikelilingi hunian, serta memiliki aktivitas harian yang stabil dinilai lebih menjanjikan dibanding
sekadar lokasi strategis di atas peta.
"Melihat kawasan komersial di Paramount Gading Serpong sebagai kawasan yang sudah hidup dan memudahkan pelaku usaha menjangkau konsumen dari berbagai area seperti Gading Serpong, BSD, Alam Sutera, hingga pengunjung dari Jabodetabek," kata Willy, Owner Kopi Es Tak Kie kawasan Maggiore yang merasakan perubahannya.
Di balik perkembangan tersebut, pembangunan kawasan skala kota memang tidak terjadi dalam satu tahap. Ada proses panjang yang berjalan, mulai dari penataan lahan, Bastian legalitas hingga pembentukan ekosistem kawasan.
"Paramount Gading Serpong yang dikembangkan sejak 2006 tumbuh melalui pendekatan tersebut. Setiap tahap pembangunan dilakukan dengan memperhatikan aspek perencanaan, administrasi serta pengelolaan kawasan agar dapat berkembang secara berkelanjutan," ucap Chrissandy Dave, Direktur Paramount Land.
Selain itu, latihan terhadap lingkungan juga menjadi bagian dari proses pengembangan. Penataan kawasan, penyediaan ruang terbuka serta peningkatan kualitas lingkungan dilakukan secara bertahap, seiring dengan perkembangan kawasan. Pendekatan ini memungkinkan kawasan berkembang lebih terstruktur, sekaligus memberikan ruang Untuk penyempurnaan dari waktu ke waktu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....