BAZNAS Dorong Ekonomi Ibu Majelis Taklim lewat Program Baru

  • 01 Mei 2026 07:12 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta – Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia atau Baznas RI meluncurkan program Baznas Microfinance Majelis Taklim atau BMMT bersama organisasi perempuan di Jakarta pada akhir bulan April 2026 lalu. Program ini bertujuan memperkuat ketahanan ekonomi umat melalui pemberdayaan perempuan di lingkungan majelis taklim.

Peluncuran program tersebut dihadiri sejumlah pimpinan Baznas dan perwakilan organisasi perempuan seperti Muslimat Nahdlatul Ulama, Aisyiyah, dan Fatayat Nahdlatul Ulama. Hadir di antaranya Wakil Ketua Baznas, Zainut Tauhid Sa'adi dan Deputi Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Imdadun Rahmat.

WWakil Ketua Baznas, Zainut Tauhid Sa'adi menegaskan peluncuran ini bukan sekadar kegiatan seremonial. "Ini merupakan ikhtiar untuk memberikan akses modal berbasis syariat agar masyarakat terhindar dari praktik pinjaman yang tidak sesuai dengan prinsip syariat," ujar Zainut di kantor Baznas Jakarta.

Ia menjelaskan banyak masyarakat kecil yang kesulitan mendapatkan akses permodalan sehingga terjerat pinjaman daring dan rentenir. Menurutnya, melalui program BMMT, lembaga tersebut ingin menghadirkan solusi pembiayaan tanpa bunga yang berkeadilan.

Zainut menambahkan majelis taklim diharapkan tidak hanya menjadi pusat kegiatan spiritual, tetapi juga ekonomi produktif. "Melalui sentuhan permodalan ini, kreativitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai manfaat zakat, dari yang sebelumnya bersifat konsumtif menjadi lebih produktif,," kata Zainut.

Deputi Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Imdadun Rahmat menyebut program ini telah berjalan di berbagai daerah. "Saat ini sudah terbentuk 32 unit yang melayani 1.309 penerima manfaat di 23 provinsi dengan total pembiayaan mencapai lebih dari tiga miliar rupiah," ucap Imdadun.

Ia juga mengapresiasi sinergi dengan organisasi perempuan dalam mendorong pemberdayaan ekonomi umat. Imdadun berharap program ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Wakil Ketua Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama Romlah Widayati menyampaikan dukungan terhadap program tersebut. "Dengan dukungan modal usaha ini, kegiatan majelis taklim dapat memberdayakan ekonomi keluarga dan berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan," ujar Romlah.

Ketua Majelis Ekonomi Pimpinan Pusat Aisyiyah Utik Bidayati menilai program ini meningkatkan partisipasi perempuan dalam kegiatan ekonomi. "Melalui inisiatif ini, para anggota memiliki keterikatan yang lebih kuat untuk hadir di Majelis Taklim, tidak hanya untuk memperdalam ilmu agama, tetapi juga untuk memperluas wawasan ekonomi bahkan mendapatkan akses permodalan," kata Utik Bidayati menambahkan.

Sementara itu, Ketua Bidang Ekonomi Fatayat Nahdlatul Ulama Wafa Fatria Ummah menambahkan pengembangan usaha akan difokuskan pada sektor kuliner dan peningkatan kapasitas produksi. "Mengingat banyak ibu muda yang sudah memiliki usaha, rekomendasi kami difokuskan pada pengembangan usaha yang sudah berjalan agar skalanya meningkat. Kami juga memberikan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas produksi serta kreativitas para kader dalam mengelola produk mereka," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....