Laba PT Diamond Citra Propertindo Melonjak Sepanjang 2025

  • 24 Apr 2026 12:05 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Kinerja keuangan PT Diamond Citra Propertindo (DCP) Tbk menunjukkan lonjakan signifikan sepanjang tahun buku 2025. Perusahaan mencatat laba neto sebesar Rp3,51 miliar, melonjak 216,70 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) dibandingkan Rp1,11 miliar pada 2024.

Direktur PT Diamond Citra Propertindo Tbk Bayu Setiawan mengatakan peningkatan tajam tersebut mencerminkan penguatan fundamental bisnis perusahaan, yang ditopang oleh optimalisasi aset, serta kontribusi yang semakin besar dari aktivitas operasional yang produktif dan berkelanjutan. Tidak hanya secara tahunan, akselerasi kinerja juga terlihat pada periode akhir tahun.

“Pada Kuartal IV 2025, Perseroan membukukan pertumbuhan laba sebesar 233,86 persen secara kuartalan (quarter-on-quarter/QoQ) dibandingkan Kuartal III 2025, serta meningkat 216,70 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” kata Bayu, di Jakarta, Jumat, 24 April 2026.

Menurutnya, seiring dengan capaian tersebut, manajemen memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp2 miliar kepada para pemegang saham. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan nilai tambah yang berkelanjutan.

“Pertumbuhan laba yang signifikan pada tahun 2025 mencerminkan efektivitas strategi Perseroan dalam mengoptimalkan aset dan memperkuat kinerja operasional. Pembagian dividen ini merupakan wujud komitmen kami dalam memberikan imbal hasil kepada pemegang saham, sekaligus mencerminkan keyakinan manajemen terhadap prospek usaha ke depan,” ujarnya.

Lebih lanjut Bayu menjelaskan bahwa kinerja positif tersebut didorong oleh meningkatnya kontribusi dari proyek-proyek komersial yang telah beroperasi, optimalisasi aset yang lebih produktif, serta penguatan pendapatan berulang (recurring income) sebagai salah satu pilar utama stabilitas bisnis.

Dengan struktur keuangan yang dinilai sehat dan arus kas yang tetap terjaga, perusahaan memiliki ruang untuk melakukan ekspansi usaha secara selektif dan terukur. Langkah ini tetap mempertimbangkan keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan pengembalian kepada pemegang saham.

Memasuki tahun 2026, perusahaan menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga momentum pertumbuhan. Di antaranya penguatan kinerja kawasan komersial eksisting, penambahan tenant strategis guna meningkatkan tingkat okupansi, serta optimalisasi pendapatan berulang sebagai penopang stabilitas jangka panjang.

“Kami meyakini kombinasi antara pertumbuhan kinerja yang konsisten dan kebijakan dividen yang berkelanjutan akan semakin memperkuat kepercayaan investor serta menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” kata Bayu.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....