Panji Soeharto, Luncurkan Yayasan Kesejahteraan Rote Peduli
- 21 Apr 2026 21:45 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Komisaris PT. Bo’a Development Panji Adhikumoro Soeharto meluncurkan Yayasan Kesejahteraan Rote Peduli bersamaan dengan soft opening Nihi Rote, dan Rote Hospitality Academy. Peluncuran tersebut merupakan bagian dari upaya mengintegrasikan investasi dengan pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan.
“Kawasan yang dulunya dikenal sebagai wilayah alami yang belum tersentuh pembangunan, kini mulai berkembang dengan pendekatan berkelanjutan,” ujar Panji Adhikumoro Soeharto, dalam keterangan tertulis, Selasa, 21 April 2026.
Panji mengungkapkan bahwa gagasan pembangunan kawasan tersebut berawal dari kunjungannya ke Rote sekitar 15 tahun lalu. Ia mengaku langsung melihat potensi besar saat pertama kali menginjakkan kaki di Pantai Bo’a.
“Sejak pertama kali kami melihat tanah ini, kami tahu telah menemukan sesuatu yang istimewa,” ujar Panji.
Ia menjelaskan, perjalanan pembangunan dimulai sejak 2012 dengan tetap mempertahankan prinsip keberlanjutan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah penghijauan kawasan melalui penanaman lebih dari 1,6 juta tanaman serta pengembangan fasilitas pembibitan yang kini menjadi salah satu yang terbesar di wilayah NTT.
Selain pembangunan fisik, program pendidikan melalui Rote Hospitality Academy menjadi fokus utama. Akademi ini memberikan pelatihan kerja secara gratis bagi generasi muda setempat, tidak hanya di bidang perhotelan tetapi juga keterampilan lain yang relevan dengan kebutuhan daerah.
Panji menegaskan, pihaknya berkomitmen menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian budaya lokal. “Kami ingin memastikan bahwa kehadiran ini tidak hanya memberi manfaat ekonomi, tetapi juga memperkuat identitas dan kapasitas masyarakat setempat,” katanya.
Peluncuran Yayasan Kesejahteraan Rote Peduli turut memperkuat upaya sosial yang dijalankan, mencakup bidang pendidikan, lingkungan, hingga konservasi satwa. Salah satu program yang menjadi perhatian adalah perlindungan kura-kura leher ular yang termasuk spesies terancam punah.
Kegiatan tersebut mendapat perhatian dari Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto yang turut hadir dalam acara peresmian dan menandatangani prasasti soft opening. Ia menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif yang dinilai mampu membuka peluang bagi masyarakat lokal.
“Saya berharap program ini dapat melahirkan generasi muda yang terampil dan berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkenalkan Pulau Rote ke tingkat internasional,” ujar Titiek.
Dengan pendekatan yang menitikberatkan pada keberlanjutan dan pemberdayaan, kehadiran Nihi Rote dan Rote Hospitality Academy diharapkan menjadi contoh pembangunan yang tidak hanya berorientasi ekonomi, tetapi juga sosial dan lingkungan, serta mampu membuka peluang baru bagi masyarakat di wilayah tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....