Samala Group–HNI Kolaborasi Perkuat Ekosistem Halal Berbasis Digital

  • 19 Mar 2026 00:15 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - PT Samala Serasi Unggul (Samala Group) resmi menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT Herba Penawar Alwahida Indonesia (HNI). Perjanjian tersebut ditandatangani langsung oleh CEO Samala Group Roestiandi Tsamanov bersama Direktur Teknologi HNI Wahyudi Hidayat.

Momen tersebut turut disaksikan Advisor dan Investor Samala Group, Sandiaga Salahuddin Uno, serta Direktur Utama HNI, Agung Yulianto. Acara juga dihadiri jajaran direksi HNI dan pimpinan Samala Group.

Kerja sama ini menjadi langkah awal kemitraan strategis antara Samala Group dan HNI dalam mengembangkan platform berbasis habit dan personal development bernuansa Islami. Platform tersebut diharapkan menjadi ruang interaksi bagi para member HNI sekaligus masyarakat luas.

“Melalui platform tersebut, para member HNI dapat berinteraksi, membangun kebiasaan positif, serta mengikuti berbagai aktivitas pengembangan diri dalam ekosistem digital yang dirancang menarik dan interaktif,” ujar Sandiaga Uno.

Di sisi lain, masyarakat umum atau non-member HNI juga dapat mengenal lebih dekat berbagai kegiatan positif yang dilakukan komunitas HNI. Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari kesepahaman strategis yang sebelumnya telah dibangun kedua pihak.

Pada Milad ke-13 Halal Network International (HNI) pada September 2025 di Sentul, keduanya telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) sebagai langkah awal kolaborasi. Kolaborasi tersebut bertujuan memperkuat ekosistem halal di Indonesia, mendorong penerapan gaya hidup halal (halal lifestyle), serta membuka peluang ekonomi dan lapangan kerja baru di tengah tantangan ekonomi masyarakat.

Melalui penandatanganan perjanjian kerja sama ini, kedua pihak menegaskan komitmen untuk menghadirkan berbagai program kolaboratif berbasis teknologi yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Advisor dan Investor Samala Group, Sandiaga Salahuddin Uno, menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menilai kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam mengembangkan ekosistem halal berbasis digital di Indonesia.

“Kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi baru yang tidak hanya memperkuat ekosistem halal, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan lapangan kerja bagi masyarakat luas,” ujar Sandiaga Uno.

Menurutnya, pengembangan platform berbasis habit dan personal development dengan pendekatan Islami menjadi nilai tambah yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

“Dengan pendekatan yang menggabungkan teknologi, pengembangan diri, dan nilai-nilai Islami, platform ini diharapkan dapat memberikan dampak positif serta menjadi ruang produktif bagi masyarakat untuk berkembang,” ujarnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....