Batu Bara Online Digitalisasi untuk Operasional yang Lebih Efisien

  • 13 Mar 2026 19:49 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - pengelolaan pasokan batu bara menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga keandalan operasional pembangkit listrik. Proses distribusi, pemantauan, hingga pelaporan batu bara yang sebelumnya dilakukan secara manual kini mulai bertransformasi menuju sistem digital yang lebih terintegrasi dan transparan.

Menurut data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), produksi batu bara Indonesia pada tahun 2023 mencapai lebih dari 775 juta ton, menjadikan Indonesia sebagai salah satu produsen batu bara terbesar di dunia. Dengan volume produksi yang besar tersebut, sistem pengelolaan berbasis digital menjadi semakin penting untuk memastikan proses distribusi berjalan lebih efisien, transparan, dan terkontrol.

Direktur Utama PLN Icon Plus, Chipta Perdana, di Jakarta, Jumat 13 Maret 2026 mengatakan dalam mendorong transformasi digital dan energi hijau keberlanjutan yang berkualitas.

"Salah satu langkah yang dilakukan pemerintah dalam meningkatkan transparansi sektor energi adalah melalui implementasi Batu Bara Online (BBO). Sistem ini memungkinkan proses pelaporan, pemantauan distribusi, serta pengelolaan pasokan batu bara dilakukan secara digital dan terpusat. Dengan pendekatan ini, berbagai pihak dapat memperoleh data yang lebih akurat dan real-time terkait alur distribusi batu bara dari hulu hingga ke pembangkit."ujarnya, melaui rilis yang diterima RRI, Jumat, 13 Maret 2026.

Digitalisasi melalui sistem BBO membantu meningkatkan efisiensi operasional dengan mempermudah proses pelaporan, meminimalkan potensi kesalahan data, serta mempercepat koordinasi antar pemangku kepentingan dalam rantai pasok energi. Informasi yang terintegrasi juga memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih cepat dan berbasis data.

Dalam mendukung transformasi digital sektor energi, PLN Icon Plus turut berperan dalam menghadirkan infrastruktur teknologi dan konektivitas yang mendukung implementasi sistem digital seperti BBO. Dengan dukungan jaringan dan layanan digital yang andal, proses pertukaran data dan pemantauan operasional dapat berjalan lebih stabil dan efisien.

Melalui digitalisasi pengelolaan batu bara, sektor energi tidak hanya mampu meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan sumber daya energi nasional. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menuju tata kelola energi yang lebih modern dan berbasis teknologi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....