PT IKD, Resmikan PLTS Atap Berkapasitas 10.004.630 Wp

  • 06 Feb 2026 18:52 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - PT Industri Karet Deli (IKD) mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap berkapasitas 10.004.630 Watt peak (Wp) atau sekitar 10 MWp yang terpasang di fasilitas produksinya di Kota Medan. 

Dengan kapasitas tersebut, PLTS Atap IKD tercatat sebagai yang terbesar di sektor industri di Provinsi Sumatera Utara hingga saat ini. Lebih dari sekadar pencapaian teknis, langkah ini mencerminkan komitmen IKD dalam mengurangi emisi karbon, menekan ketergantungan pada energi fosil, serta mengambil peran aktif sebagai pelaku industri yang bertanggung jawab terhadap lingkungan dan keberlanjutan jangka panjang.

PT Industri Karet Deli (IKD)  merupakan  produsen ban  nasional   di  Indonesia dengan  merek Swallow, Delium,  dan  Deli Tire, yang mencakup segmen sepeda,  sepeda  motor, mobil/truk, serta ban  industry. Produk-produk  IKD telah dipasarkan  secara luas di pasar domestik  maupun ekspor, dengan komitmen terhadap kualitas, keselamatan, serta keberlanjutan dalam setiap proses produksinya.

Peresmian PLTS Atap yang ini dihadiri oleh perwakilan resmi Pemerintah Kota Medan, Wakil Duta Besar Kerajaan Norwegia untuk Indonesia, Head of Economic Affairs Kedutaan Besar Belanda untuk Indonesia, Perwakilan Uni Eropa untuk Indonesia, perwakilan PT PLN (Persero), Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan ESDM Provinsi Sumatera Utara, perwakilan Anggota Dewan, Kamar Dagang dan Industri (KADIN),  Asosiasi Pengusaha  Indonesia  (APINDO),  jajaran manajemen PT Industri Karet Deli, serta PT Greenroof Energy Indonesia selaku pengembang proyek.

PLTS Atap yang selesai dibangun pada 2025 ini dirancang untuk menghasilkan energi listrik yang lebih bersih dengan estimasi produksi sekitar 12–13 GWh per tahun, yang dimanfaatkan langsung untuk mendukung operasional pabrik. Kehadiran sistem ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mengelola kebutuhan energi secara lebih bertanggung jawab, sekaligus mengurangi dampak lingkungan dari aktivitas industri. 

Dari sisi lingkungan, PLTS Atap ini diproyeksikan mampu menurunkan emisi karbon hingga 10.000 ton CO₂, atau setara dengan penanaman sekitar 450.000 pohon per tahun, sesuai dengan faktor emisi sistem ketenagalistrikan nasional.

Direktur PT Industri Karet Deli, Bapak  Darkiat Tjangnaka, seperti rilis yang di Terima RRI, Jumat 6 Februari 2026, mengatakan,  pengoperasian PLTS  Atap  ini  merupakan  langkah  strategis  perusahaan  dalam  mendukung  transisi  energi  bersih nasional sekaligus memperkuat kinerja operasional industri.

“Peresmian dan pengoperasian PLTS Atap berkapasitas 10 MWp ini merupakan tonggak penting dalam transformasi  energi  PT Industri  Karet  Deli. Energi  yang dihasilkan  dimanfaatkan  secara  langsung untuk mendukung operasional   pabrik,  meningkatkan  efisiensi energi,  serta  memperkuat  ketahanan pasokan listrik perusahaan. Ke depan, kami berkomitmen untuk terus mengkaji peluang penambahan kapasitas  PLTS Atap seiring dengan perkembangan  kebutuhan energi dan teknologi. Kami meyakini bahwa industri masa depan adalah industri yang unggul secara ekonomi sekaligus bertanggung jawab terhadap lingkungan,” ujarnya.

Sementara itu Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemerintah kota Medan, Citra Effendy Capah menyampaikan, apresiasi dan ucapan selamat atas peresmian (inauguration ceremony) proyek PLTS Atap berkapasitas 10 MWp di PT Industri Karet Deli. Inisiatif  ini dinilai  sebagai  langkah  nyata dalam  mendorong  transformasi  energi  yang lebih  ramah lingkungan di kota Medan, sekaligus mencerminkan komitmen dunia usaha yang sejalan dengan arah kebijakan pembangunan daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....