Perkuat Ketahanan Pangan, Millers-for-Nutrition Tingkatkan Fortifikasi Minyak Goreng
- 04 Feb 2026 18:17 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta : Di tengah kompleksitas logistik dan distribusi, koalisi Millers for Nutrition dan para pemimpin sektor swasta berkomitmen memastikan minyak goreng terfortifikasi berkualitas tinggi tetap menjadi standar kesehatan yang dapat diakses oleh seluruh rumah tangga di Indonesia.
Komitmen tersebut dibahas dalam sebuah seminar bertajuk "Cooking Oil Stakeholders: Strategic Networking Lunch” di Jakarta, Rabu 4 Februari 2026. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga menyoroti dinamika pasar yang terus berkembang, dengan fokus pada peran proaktif industri dalam menjaga stabilitas stok nasional minyak goreng sawit terfortifikasi.
“Program Millers for Nutrition ada di 8 negara, 4 di Afrika dan 4 di Asia termasuk di Indonesia. Ini merupakan sebuah koalisi yang bekerjasama dengan pelaku usaha terutama penggilingan dan refinery, supaya kita bisa menyediakan pangan terfortifikasi yang berkualitas tinggi untuk masyarakat. Untuk saat ini sasaran kami ada di 8 negara tersebut,” ujar Program Leader (Asia) Miller For Nutrition – Technoserve, Monojit Indra di sela-sela acara.

Indra menyampaikan, tujuan pertemuan ini adalah untuk membangun kolaborasi terutama dengan industri minyak goreng, untuk mencari tahu apa saja tantangan yang terjadi terkait fortifikasi.
“Dalam diskusi ini kita ingin tahu apa saja kendala yang dihadapi, dan bisa memberikan solusinya. Tujuannya agar lebih konsisten dan berkelanjutan, karena kami sadar betul manfaat dari pangan terfortifikasi itu sangat baik untuk masyarakat,” katanya.
Acara ini berfokus pada misi Millers for Nutrition, sebuah koalisi global yang didedikasikan untuk menjadikan fortifikasi pangan sebagai norma lintas industri. Di Indonesia, inisiatif ini diimplementasikan oleh TechnoServe dan didukung oleh TransGraph, yang riset berbasis datanya memberikan pemetaan pasar dan wawasan operasional esensial bagi industri.
Sebagai komunitas global pengolah makanan pokok, Millers for Nutrition memberdayakan para millers untuk mengupaya kesehatan masyarakat. Koalisi ini memberikan pelatihan teknis khusus, pengujian produk, dan dukungan bisnis kepada anggota untuk memastikan bahwa fortifikasi berdampak positif bagi kesehatan masyarakat sekaligus berkelanjutan secara komersial.
“Wawasan dari riset lapangan TransGraph periode 2024-2025 memberikan pendalaman kepada peserta mengenai pemetaan produksi, dinamika rantai pasok dan efikasi fortifikasi yang menekankan standar Vitamin A sebagai pilar dasar kesehatan nasional,” ucapnya.
Indra menambahkan bahwa di setiap negara memiliki standar masing-masing untuk vitamin yang terkandung dalam produk. Sebagai organisasi, pihaknya sendiri tidak melakukan penggilingan, tapi memberikan asistensi ke penggilingan yang melakukan fortifikasi supaya mereka memenuhi standar.
Terlepas dari fluktuasi harga global, dedikasi industri terhadap fortifikasi tetap menjadi kontribusi vital bagi ketahanan gizi bangsa. Upaya kolaboratif ini telah memfasilitasi transisi strategis dari minyak curah ke minyak kemasan, memastikan masyarakat mendapatkan akses yang lancar terhadap bahan pokok yang higienis, terjangkau, dan kaya nutrisi.
Para pelaku industri terus menunjukkan tingkat integritas dan regulasi mandiri yang tinggi. Dengan konsisten mematuhi persyaratan SNI (Standar Nasional Indonesia), para produsen menunjukkan kepemimpinan proaktif dalam menjaga masa depan gizi bangsa.
“Tujuan dari upaya kolektif ini untuk meningkatkan taraf hidup satu miliar orang di seluruh dunia,” ucapnya.
Untuk menghormati keunggulan berkelanjutan di bidang ini, Millers for Nutrition memberikan penghargaan khusus kepada asosiasi industri utama, yakni Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) atas kepemimpinannya dalam memastikan ketahanan pangan melalui pemeliharaan rantai pasok minyak sawit nasional yang andal.
Penghargaan juga diberikan kepada Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI) dan Asosiasi Industri Minyak Makan Indonesia (AIMMI) atas konsistensi luar biasa dalam menerapkan program fortifikasi Vitamin A.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....