PT ANI Optimis Jadi Anchor MRO di Barat Indonesia

  • 30 Jan 2026 14:48 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - PT Aero Nusantara Indonesia (PT. ANI), semakin memantapkan posisinya, untuk menjadi pusat MRO (Maintenance, Repair, and Overhaul), dalam industri penerbangan Indonesia bagian barat. Semangat itu terlihat dari perayaan hanggar baru PT ANI, yang berlokasi di Hanggar Aero (Hanggar I), Kawasan Bandar Udara Budiarto, Curug, Selasa, 27 Januari 2026.

Syukuran hanggar PT ANI dihadiri oleh mitra kerja dan mitra usaha, serta perwakilan Kementerian Perhubungan bersama instansi terkait, meliputi Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan, pengelola Bandar Udara Budiarto, dan PPI Curug, serta perwakilan Kementerian Pertahanan, dan Kantor Unit Pelayanan Bea Cukai Wilayah Banten. Acara itu juga dihadiri oleh unsur pejabat pemerintahan wilayah sekitar, beserta Kepolisian.

Kehadiran berbagai unsur lembaga tersebut, mencerminkan peran strategis PT.ANI, dalam memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. Serta mendukung pengembangan kawasan, dan ekosistem penerbangan di wilayah Budiarto.

CEO PT. ANI, Otto Sigit Budianto menyampaikan, perjalanan PT ANI telah memasuki usia 26 tahun. Perjalanan panjang tersebut menjadi refleksi, atas proses dan pencapaian yang telah dilalui perusahaan, bahwa PT. ANI akan belajar dari masa lalu, berfokus pada masa sekarang, dan memiliki visi kuat untuk masa depan. “Karena itu, perayaan peresmian hanggar baru tersebut mengambil tema, “ANI: Ketika Itu, Kini, dan Esok”,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat, 30 Januari 2026.

Otto menyatakan, PT ANI telah memperoleh fasilitas Pusat Logistik Berikat (PLB), dari Bea Cukai Wilayah Banten, di bawah pengawasan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). “Serta Kementerian Keuangan yang memberikan manfaat fiskal, berupa penangguhan bea masuk dan pajak impor, untuk sparepart dan komponen,” katanya.

“Hal itu sekaligus menjadi investasi strategis jangka panjang, untuk memperkuat keandalan operasional. Dan mendukung rantai pasok industri penerbangan nasional,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur PT ANI, Adelina Yossi Elmira, menyatakan PT ANI akan terus berperan, sebagai MRO penggerak pengembangan wilayah Budiarto. Saat ini, PT ANI telah mengoperasikan tiga unit hanggar, sebagai modal strategis untuk memperkuat posisinya, sebagai pusat layanan MRO di wilayah Indonesia bagian barat.

Sekaligus mendukung inisiatif pemerintah, dalam pengembangan kawasan aeropolis di Bandara Budiarto, Curug. Infrastruktur tersebut dinilai memiliki kapasitas yang memadai, untuk menangani berbagai jenis perawatan pesawat, secara simultan dan efisien.

PT ANI terus memperkuat posisinya sebagai pemain strategis industri MRO, melalui peningkatan kapabilitas, standar keselamatan dan kualitas, serta kerja sama strategis. “Kami fokus pada keandalan layanan, efisiensi waktu pengerjaan, serta pemenuhan standar sertifikasi nasional dan internasional, didukung optimalisasi sistem berbasis digital,” kata Adelina Yossi Elmira.

Ia juga mengatakan, PT ANI terus bertransformasi menjadi kompetitif. “Kami juga menyiapkan fase pertumbuhan berikutnya, melalui penguatan kepemimpinan dan strategi jangka panjang, untuk mentransformasi ANI menjadi MRO yang lebih kompetitif, adaptif, dan berorientasi pasar,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....