INFOBRAND.ID dan INFO OPPORTUNITY.ID Gelar Brand Indonesia Summit

  • 24 Jan 2026 18:34 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Media INFOBRAND.ID dan INFO OPPORTUNITY.ID menggelar Brand Indonesia Summit 2026. Digelar dalam rangkaian Indonesia Brand & Business Opportunity Show (IBOS) EXPO 2026, kegiatan tersebut dirancang sebagai forum edukatif dan strategis bagi pelaku usaha, brand owner, serta calon mitra bisnis untuk memperkuat brand yang relevan, unggul, dan mampu tumbuh secara berkesinambungan.

CEO Media INFOBRAND GROUP Susilowati Ningsih dalam sambutannya menjelaskan, memasuki awal tahun 2026, kita berada pada fase penting dalam perjalanan brand-brand lokal Indonesia. Tahun 2025 menjadi tahun pembuktian bahwa brand lokal tidak lagi sekadar bertahan, tetapi mulai naik kelas, memperluas skala, dan mengambil peran sebagai pemain utama di pasar nasional.

Dalam pemaparan, Profesor Marketing dan Guru Besar Universitas Prasetiya Mulya Prof. Agus W. Soehadi menekankan bahwa tujuan membangun national brand bukanlah untuk hadir di semua tempat, melainkan bagaimana sebuah brand mampu memiliki makna dan relevansi yang konsisten di setiap wilayah kehadirannya.

Menurutnya, banyak brand lokal gagal berkembang secara nasional bukan karena produknya kurang baik, melainkan karena pertumbuhan bisnis melaju lebih cepat dibandingkan kekuatan makna brand.

“Tujuan membangun national brand bukan untuk ada di mana-mana, tetapi untuk bermakna di setiap tempat. Ekspansi yang tidak dibarengi kesatuan makna brand dan kedisiplinan sistem justru berisiko merusakkepercayaan,” ujar Prof. Agus melalui keterangan tertulis, Jumat, 23 Januari 2026.

Ia menegaskan bahwa kepercayaan hanya dapat tumbuh melalui pengalaman brand yang konsisten. Oleh karena itu, makna brand harus ‘berjalan lebih dulu’ sebelum distribusi diperluas, serta dijaga melalui sistem operasional yang mampu melindungi kualitas dan pengalaman pelanggan di setiap titik interaksi.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Brand Indonesia (ABI) sekaligus CEO TRAS N CO Indonesia Tri Raharjo menyoroti fenomena ekspan sibisnis di Indonesia yang kerap dilakukan tanpa kesiapan sistem dan fondasi brand yang kuat.

“Scale up bukan sekadar menambah cabang atau outlet, tetapi memastikan bisnis siap diperbesar dengan brand yang kuat, sistem bisnis, konsep bisnis yang unggul, support, kontrol & monitoring, standarisasi, dan keberlanjutan bisnis,” kata Tri Raharjo.

Sementara, sesi talkshow mengangkat tema “Success Brand Story” kisah keberhasilan brand lokal dalam menembus pasar nasional, menghadirkan Yantje Wongso Founder & CEO Air Minum Biru, serta Ir. Tengku Syaiful Amanullah Azwar, Dewan Direksi I Nutrifarm. Rangkaian sesi tersebut diharapkan dapat memberikan wawasan yang komprehensif, memadukan pendekatan teori dan praktik dalam menumbuhkan serta mengembangkan brand-brand Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....