PT. Pertamina Salurkan Bantuan Alat Tangkap Ikan di Pulau Sabira

  • 10 Apr 2026 16:15 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Pulau Sabrina

RRI.CO.ID, Jakarta - PT Pertamina Hulu Energi OSES (PHE OSES) menyalurkan bantuan alat tangkap bagi nelayan melalui Program Pelaut Tangguh.

Sebanyak 55 nelayan yang tergabung dalam lima Kelompok Usaha Bersama (KUB) menerima bantuan berupa 55 paket perlengkapan tangkap ikan yang disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan, meliputi alat pancing, kawat, senar tangsi, gulungan, kotal kontainer, serta kotak pendingin untuk mendukung aktivitas penangkapan dan penyimpanan hasil tangkapan.

Program ini menjadi merupakan bagian dari upaya PHE OSES dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pesisir, terutama di wilayah dengan keterbatasan akses dan sumber daya. Bantuan yang diberikan dirancang untuk dapat langsung dimanfaatkan oleh nelayan dalam meningkatkan hasil tangkapan, terutama pada momentum musim ikan, Berbeda dari kegiatan pada umumnya, penyaluran bantuan dilaksanakan pada malam hari. Hal ini disesuaikan dengan aktivitas nelayan yang sejak pagi hingga sore berada di laut. Waktu tersebut dipilih agar para nelayan dapat mengikuti kegiatan tanpa mengganggu pekerjaan utama mereka.

Pelaksanaan program ini melibatkan kolaborasi dengan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) serta Pemerintah Kelurahan Pulau Harapan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan berkelanjutan.

Ketua RW 03 Pulau Sabira sekaligus Koordinator KUB, Ali Kurniawan, menyatakan bantuan ini merupakan amanah yang harus dimanfaatkan dengan baik, bukan untuk diperjualbelikan. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kepercayaan agar manfaat program dapat dirasakan dalam jangka panjang. Sebagai bagian dari penguatan program, PHE OSES juga menerapkan mekanisme pemantauan melalui pelaporan hasil tangkapan secara berkala.

Para nelayan diminta untuk menyampaikan laporan hasil tangkapan setiap bulan sebagai bentuk evaluasi sekaligus memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar berdampak pada peningkatan produktivitas.

“Program ini kami hadirkan untuk membuka peluang. Ketika nelayan memiliki alat yang memadai, mereka memiliki kesempatan untuk meningkatkan hasil tangkapan sekaligus hidup memperkuat kemandirian ekonomi. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran kami tidak hanya dirasakan hari ini, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang,” ujar Head of Communication, Relations CID PHE OSES, Indra Darmawan.

Apresiasi disampaikan oleh Lurah Pulau Harapan, M. Nuralim, yang menilai bantuan tersebut sesuai dengan kebutuhan nyata masyarakat.

Kami mengapresiasi PHE OSES atas bantuan alat tangkap bagi nelayan Pulau Sabira. Bantuan ini memberikan manfaat yang lebih optimal bagi peningkatan kesejahteraan nelayan, apalagi karena disalurkan pada saat musim ikan” kata Nuralim.

Hal senada disampaikan oleh Kepala Suku Dinas KPKP Kepulauan Seribu, Nurliati, yang menekankan pentingnya sinergi dalam mendukung sektor perikanan lokal. “Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan hasil tangkapan nelayan sekaligus mempermudah proses kerja mereka di lapangan. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk terus diperkuat,” ungkapnya.

Di Pulau Sabira, di mana jarak dan keterbatasan kerap menjadi tantangan, bantuan alat tangkap memiliki arti yang jauh lebih besar. Ia bukan hanya tentang peningkatan hasil tangkapan, tetapi juga tentang menjaga harapan tetap hidup bahwa di tengah keterbatasan, selalu ada ruang untuk tumbuh dan menjadi lebih tangguh.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....