Milad Ke-5 Ikatan Keluarga Jawara Perkuat Pelestarian Pencak Silat Tradisi

  • 29 Jun 2026 09:02 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Ketua Umum Ikatan Keluarga Jawara, Bang Hanafi, berharap organisasi yang dipimpinnya terus menjadi wadah persatuan bagi para jawara dan pelestari budaya.

RRI.CO.ID, Jakarta – Semangat melestarikan budaya tradisi mewarnai peringatan Milad ke-5 Ikatan Keluarga Jawara yang digelar di Lapangan Ahmad Yani, samping Kantor Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Minggu, 28 Juni 2026. Kegiatan ini dihadiri unsur pemerintah, komunitas budaya, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai perguruan pencak silat tradisi sebagai bentuk penguatan silaturahmi dan pelestarian warisan budaya.

Salah satu perguruan yang hadir adalah Perguruan Pencak Silat Beksi Panca Mustika Tunggal yang dipimpin Bang Idrus bersama para muridnya. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan terhadap upaya menjaga keberlangsungan pencak silat tradisi sebagai bagian dari identitas budaya Indonesia.

Penampilan atraksi jurus Perguruan Pencak Silat Beksi Panca Mustika Tunggal pada peringatan Milad ke-5 Ikatan Keluarga Jawara di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. (Foto: Bang Didoet)

Bang Didit atau yang akrab disapa Bang Diedoet mengatakan keikutsertaan perguruannya bukan sekadar menghadiri perayaan, tetapi juga mempererat hubungan antarpelestari budaya. "Kami hadir bersama para murid untuk menjalin silaturahmi dan mengikat persaudaraan agar tetap eksis dalam menjaga warisan budaya tradisi, khususnya pencak silat Beksi sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia," ujar Bang Diedoet.

Acara tersebut turut dihadiri Camat Kebayoran Lama Mustofa, perwakilan Dinas Kebudayaan, Dinas Sosial, para lurah se-Kecamatan Kebayoran Lama, serta berbagai perguruan pencak silat tradisi. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung pelestarian budaya.

Murid-murid Perguruan Pencak Silat Beksi Panca Mustika Tunggal mengikuti rangkaian Milad ke-5 Ikatan Keluarga Jawara di Jakarta Selatan. (Foto: Bang Didoet)

Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menampilkan atraksi pencak silat dari sejumlah perguruan. Penampilan para pesilat menjadi salah satu daya tarik yang menunjukkan bahwa pencak silat tradisi masih terus diwariskan kepada generasi muda.

Ketua Umum Ikatan Keluarga Jawara, Bang Hanafi, mengatakan organisasinya akan terus menjadi wadah pemersatu para jawara dan pelestari budaya. Menurutnya, pelestarian pencak silat tradisi atau maen pukulan harus berjalan seiring dengan upaya membangun peran positif jawara di tengah masyarakat.

Ketua dan peserta kegiatan berfoto bersama Lurah Pondok Pinang, Dina Roslina, pada Milad ke-5 Ikatan Keluarga Jawara. (Foto: Bang Didoet)

"Ikatan Keluarga Jawara berkomitmen menjaga kelestarian pencak silat tradisi sekaligus membangun citra jawara sebagai penjaga keamanan lingkungan, pelindung masyarakat, perekat kerukunan kampung, serta garda terdepan dalam menjaga nilai agama, moral, dan kehormatan ulama," ucap Bang Hanafi.

Bang Diedoet menambahkan bahwa semangat persaudaraan menjadi modal penting dalam menjaga keberlangsungan budaya tradisi. "Melalui persaudaraan yang kuat, kami ingin membuktikan bahwa jawara adalah pelindung budaya, penjaga masyarakat, dan penguat persatuan," ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....