Bupati Sanjaya Buka Parade Gebogan untuk Dongkrak Wisata Tabanan

  • 25 Jun 2026 08:58 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, membuka Parade Gebogan dan Baleganjur Dua Destinasi Ulun Danu Beratan dan The Blooms Bali Tahun 2026 di Bamboo Stage The Blooms Bali, Minggu, 21 Juni 2026. Kegiatan bertema Dharma Santi Mahotsava tersebut digelar sebagai upaya memperkuat promosi pariwisata berbasis budaya sekaligus mempererat persatuan masyarakat melalui seni dan tradisi.

Parade budaya ini menampilkan beragam atraksi kesenian khas Bali yang melibatkan masyarakat adat dan generasi muda. Acara juga menjadi ajang promosi wisata budaya Tabanan yang diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan domestik maupun mancanegara.

Kemeriahan kegiatan semakin terasa dengan penampilan perdana Tari Amerta Danu sebagai tarian maskot Ulun Danu Beratan. Tarian tersebut menggambarkan cahaya suci dan keagungan Dewi Danu sebagai simbol sumber kehidupan, penjaga keseimbangan alam, serta lambang kemakmuran masyarakat.

"Saya apresiasi tadi adik-adik yang megambel, tarian maskot Ulun Danu yang perdana ditarikan sangat memukau dan luar biasa. Tarian yang melambangkan Dewi Ulun Danu didampingi empat penari sebagai simbol Catur Angga yang mengawal Pura Ulun Danu, sungguh sangat memukau. Kita patut berbangga dan berbahagia dapat menyaksikan penampilan perdana dalam event yang sangat baik ini," ujar Sanjaya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Bali, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tabanan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, sekretaris daerah, pimpinan perangkat daerah, tokoh adat, serta jajaran pengelola destinasi wisata. Pembukaan parade ditandai dengan penarikan replika gebogan oleh Bupati Sanjaya bersama jajaran terkait.

Sanjaya menyampaikan apresiasi kepada pengelola Daya Tarik Wisata Ulun Danu Beratan dan The Blooms Bali yang konsisten menghadirkan kegiatan kreatif berbasis budaya. Menurutnya, kegiatan seperti Parade Gebogan dan Baleganjur memiliki peran penting dalam meningkatkan daya tarik kawasan wisata Bedugul dan sekitarnya.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tabanan, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Daya Tarik Wisata Ulun Danu dan The Blooms Bali atas penyelenggaraan parade kesenian budaya berupa Gebogan dan Baleganjur ini. Kegiatan seperti ini sangat penting dalam meningkatkan kunjungan wisata sekaligus memperkuat daya tarik destinasi wisata di kawasan Bedugul dan sekitarnya," ucapnya.

Ia menjelaskan, gebogan merupakan simbol persembahan suci kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa sebagai ungkapan rasa syukur atas anugerah kehidupan. Sementara perpaduan gebogan dengan baleganjur dinilai menjadi representasi kekayaan budaya dan spiritualitas masyarakat Tabanan yang layak diperkenalkan kepada wisatawan.

Menurut Sanjaya, perkembangan Ulun Danu Beratan dan The Blooms Bali hingga menjadi destinasi wisata bertaraf internasional tidak terlepas dari pengelolaan yang profesional serta dukungan masyarakat. Ia menegaskan bahwa kemajuan sektor pariwisata akan memberikan manfaat bagi masyarakat, pengelola, dan pemerintah secara berkelanjutan.

Direktur Utama PT Ulun Danu Beratan Lestari, I Wayan Mustika, mengatakan Parade Gebogan dan Baleganjur berlangsung sejak 21 Juni hingga 9 Agustus 2026. Kegiatan tersebut diikuti 20 Desa Adat Pemaksan Pura Ulun Danu Beratan dengan melibatkan sekitar 1.500 generasi muda yang tampil secara bergiliran.

"Pelaksanaan parade selama kurang lebih satu setengah bulan bertujuan memberikan kesempatan kepada wisatawan untuk menikmati berbagai atraksi budaya lokal. Kami berharap kegiatan ini menjadi daya tarik tersendiri yang mampu meningkatkan kunjungan wisata ke Ulun Danu Beratan dan The Blooms Bali," kata Mustika.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....