Real Art Indonesia, Wadah Kreativitas Komunitas Seni Tari Anak Muda Indonesia
- 24 Jun 2026 23:13 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Real Art Indonesia hadir sebagai komunitas seni yang menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat dan kreativitas di bidang seni tari di Indonesia.
Ketua Bidang Budaya Real Art Indonesia, Fahmi Sriwijaya, dalam program siaran radio "Obrolan Komunitas" di Pro 4 RRI Jakarta pada Selasa 23 Juni 2026 menjelaskan, bahwa komunitas ini berdiri sejak tahun 2022 di Jakarta, didirikan oleh Dhani Anggoro dengan semangat menghadirkan kompetisi seni yang transparan, berjenjang, dan mampu memberikan pengalaman nyata bagi para peserta. Nama “Real Art Indonesia” sendiri memiliki makna “Seni yang Nyata”, sebagai simbol komitmen untuk menghadirkan ruang berkarya yang profesional dan terbuka bagi anak-anak muda Indonesia.
"Komunitas yang didirikan oleh Dhani Anggoro ini dibentuk untuk menumbuhkan semangat berkarya di kalangan generasi muda melalui seni tari. Real Art Indonesia tidak hanya menjadi tempat berkompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter, kreativitas, dan kepercayaan diri para peserta. Dengan sistem perlombaan yang berjenjang, para peserta dapat mengukur kemampuan mereka secara langsung mulai dari tingkat daerah hingga internasional", kata Fahmi.

Dalam waktu yang relatif singkat, Real Art Indonesia telah berkembang pesat. Saat ini komunitas tersebut telah memiliki sekitar 3.000 anggota yang tersebar di 15 provinsi di Indonesia. Untuk dapat bergabung, para peserta harus mengikuti kompetisi tari yang diselenggarakan secara bertahap, mulai dari tingkat provinsi, nasional, hingga kesempatan tampil di ajang internasional. Sistem ini dirancang untuk memberikan pengalaman kompetitif yang sehat sekaligus memotivasi peserta agar terus meningkatkan kualitas diri.
Berbagai kegiatan dan perlombaan yang diwadahi oleh Real Art Indonesia telah dilaksanakan di sejumlah daerah, seperti Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Bali, hingga Papua. Para juara terbaik dari berbagai daerah kemudian mendapatkan kesempatan untuk mewakili Indonesia dalam kompetisi tingkat internasional di Malaysia. Seluruh konsep kegiatan dan pengembangan program komunitas ini dirancang bersama oleh Dhani Anggoro dan timnya, termasuk Pak Dani, yang turut berperan dalam menyusun arah kegiatan organisasi.

Meski mengelola komunitas berskala nasional bukan hal yang mudah, Fahmi mengaku lebih banyak merasakan kebahagiaan dibandingkan kesulitan. Baginya, melihat anak-anak dan remaja terus menghasilkan karya-karya baru setiap tahun menjadi kebanggaan tersendiri. Ke depan, Real Art Indonesia berharap mendapat dukungan lebih luas dari pemerintah agar semakin banyak anak berbakat di seluruh Indonesia yang memperoleh kesempatan untuk mengembangkan potensi seni mereka dan mengharumkan nama bangsa di tingkat dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....