Ekraf Gaungkan Sustainable Fesyen Bersama Mahasiswa dan Industri
- 20 Apr 2026 11:16 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) mendorong transformasi industri fesyen berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor. Baik bersama akademisi, pelaku industri, hingga komunitas. Komitmen ini ditegaskan dalam program Dressponsible Vol.2, yang digelar di Auditorium Museum Bank Indonesia, pada Sabtu 18 April 2026.
Dilansir dari ekraf.go.id, Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Kementerian Ekraf, Yuke Sri Rahayu, menegaskan bahwa sinergi berbagai pihak menjadi kunci percepatan ekosistem fesyen berkelanjutan.
“Kementerian Ekraf terus mendorong penguatan narasi ini melalui berbagai ruang kolaborasi dan penguatan literasi publik,” ujar Yuke.
Program ini merupakan inisiatif mahasiswa London School of Public Relations (LSPR) yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran terhadap dampak fast fashion, sekaligus mengajak masyarakat beralih ke gaya hidup fesyen yang lebih bertanggung jawab. Kegiatan ini melibatkan berbagai kalangan, dengan mengusung pesan Dress Smart, Stay Responsible, yang selaras dengan agenda pembangunan berkelanjutan.
“Program ini menjadi ruang kampanye tren sustainable fashion seperti circular fashion, secondhand, hingga capsule wardrobe. Di sinilah peran semua pihak untuk memperkuat edukasi,” kata Direktur Fesyen Kementerian Ekraf, Romi Astuti.
Dukungan juga datang dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, melalui Kepala Pusat Pelatihan Profesi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Endrati Fariani. Ia menyebut bahwa subsektor fesyen merupakan penggerak penting bagi ekonomi kreatif daerah.
“Kami mendukung berbagai inisiatif, termasuk dari mahasiswa, untuk mendorong inovasi dan kampanye sustainable fashion,” ucap Endrati.
Selain itu, Kepala Museum Bank Indonesia, Rio Wardhanu, turutn menegaskan bahwa museum siap menjadi ruang kolaborasi dan edukasi.
“Sepanjang itu untuk edukasi, kami akan mendukung,” kata Rio.
Melalui program ini, Kementerian Ekraf menekankan bahwa masa depan ekonomi kreatif tidak hanya ditentukan oleh tren. Melainkan juga oleh kesadaran dan tanggung jawab terhadap lingkungan.
Kerin Driyana (Mahasiswa Universitas Nasional)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....