Museum Kota Samarinda Jadi Garda Depan Pelestarian Budaya dan Edukasi Sejarah

  • 15 Apr 2026 20:34 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Program Suara Budaya Nusantara yang disiarkan Radio Republik Indonesia pada Senin, 14 April 2026, mengangkat peran strategis Museum Kota Samarinda dalam edukasi sejarah dan pelestarian budaya. Talkshow ini dipandu oleh Putri dari RRI Samarinda bersama Mariana Suhendi dan Shulkha Kamilia dari RRI Jakarta, serta menghadirkan narasumber Ainun Jariyah.

Dalam perbincangan tersebut, Ainun menegaskan bahwa museum memiliki fungsi penting sebagai pusat pembelajaran sekaligus penjaga warisan budaya daerah. Ia menjelaskan bahwa Museum Kota Samarinda secara aktif mengumpulkan, merawat, dan menampilkan berbagai koleksi bersejarah seperti artefak, foto dokumentasi, hingga kisah legenda lokal. “Museum Kota Samarinda memiliki peran penting dan strategis dalam mengumpulkan, merawat, dan menampilkan berbagai koleksi yang merepresentasikan perjalanan sejarah dan budaya daerah,” ujarnya.

Lebih dari sekadar tempat penyimpanan benda bersejarah, museum juga berperan membangun kesadaran identitas budaya, terutama di kalangan generasi muda. Di tengah arus globalisasi, kehadiran museum menjadi ruang refleksi yang menghubungkan masyarakat dengan akar budayanya. “Museum hadir sebagai pengingat akan jati diri sekaligus ruang refleksi agar generasi muda tetap terhubung dengan akar budaya lokalnya,” tambah Ainun.

Untuk menjawab tantangan zaman, Museum Kota Samarinda terus berinovasi dengan menghadirkan teknologi digital seperti layar sentuh, hologram, hingga pengelolaan konten media sosial yang aktif. Selain itu, berbagai program edukatif seperti tur berpemandu, workshop budaya, pameran tematik, dan lomba kreatif rutin digelar guna menarik minat masyarakat, khususnya generasi muda.

Dalam upaya pelestarian, museum juga bertanggung jawab melakukan konservasi dan pendataan terhadap sekitar 17 cagar budaya di Kota Samarinda. Tim museum secara berkala melakukan pengecekan dan perawatan, baik terhadap koleksi di dalam museum maupun situs bersejarah di luar. Ainun menegaskan bahwa museum tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan, tetapi juga sebagai garda depan dalam menjaga keberlanjutan warisan budaya dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian sejarah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....