Menemukan Kemenangan Sejati Melalui Kebijaksanaan Diri

  • 11 Apr 2026 01:12 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Malam yang tenang menyelimuti selasar Makara Art Center Universitas Indonesia pada Selasa, 7 April 2026. Dalam suasana hangat Halal Bihalal, Pamomong Urban Spiritual Indonesia, Turita Indah Setyani, memimpin sesi meditasi dalam rangkaian acara Majelis Nyala Purnama. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Direktorat Kebudayaan UI dan Komoenitas Makara, yang menghadirkan ruang refleksi batin di tengah dinamika kehidupan modern.

Mengawali sesi, sosok yang akrab disapa Mbak Ita tersebut menyampaikan pengantar bertema “Jadilah Pemenang, Bukan Penakluk”. Ia mengajak para peserta untuk memahami makna kemenangan dari sudut pandang yang lebih dalam, bukan sekadar keberhasilan lahiriah, melainkan kemenangan yang berakar dari ketenangan batin dan kebijaksanaan diri.

Dalam pemaparannya, Mbak Ita mengutip falsafah Jawa yang dipopulerkan oleh Raden Mas Panji Sosrokartono, yakni “Ngluruk Tanpo Bolo, Menang Tanpo Ngasorake”. Falsafah ini mengandung makna menyerbu tanpa pasukan dan menang tanpa merendahkan lawan, sebuah ajaran luhur yang menekankan pentingnya menjaga martabat dalam setiap penyelesaian konflik.

Mbak Ita mengutip falsafah Jawa yang dipopulerkan oleh Raden Mas Panji Sosrokartono, yakni “Ngluruk Tanpo Bolo, Menang Tanpo Ngasorake”. Falsafah ini mengandung makna menyerbu tanpa pasukan dan menang tanpa merendahkan lawan, sebuah ajaran luhur yang menekankan pentingnya menjaga martabat dalam setiap penyelesaian konflik. (Foto : Humas Komoenitas Makara)

Sosrokartono sendiri dikenal sebagai tokoh jenius, pejuang kemanusiaan, sekaligus wartawan perang yang menguasai banyak bahasa. Pemikirannya mencerminkan keberanian yang berpadu dengan kearifan, mengajarkan bahwa kemenangan sejati bukanlah tentang menaklukkan orang lain, melainkan menyelesaikan persoalan dengan cara yang bermartabat dan tanpa menimbulkan luka batin.

Meditasi yang berlangsung selama sekitar 30 menit itu menjadi momen perenungan bagi para peserta. Mereka diajak untuk mengenali diri, membangun kepercayaan diri, serta menumbuhkan kebijaksanaan dalam menghadapi kehidupan. Seperti yang disampaikan Mbak Ita, “Kemenangan sejati lahir dari kemampuan kita menjaga diri tetap utuh, tanpa harus merendahkan siapa pun.”

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....