Libur Lebaran 2026, 8.810 Wisatawan Kunjungi Museum Seni di Kota Tua

  • 27 Mar 2026 07:55 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Sebanyak 8.810 wisatawan mengunjungi museum seni di kawasan Kota Tua Jakarta selama periode libur Lebaran 2026.

Kepala Unit Pengelola (UP) Museum Kota Tua, Sri Kusumawati, mengatakan jumlah tersebut dihitung sejak H-3 Lebaran, yakni Rabu 18 Maret 2026 hingga H+3 Lebaran pada Selasa 24 Maret 2026.

“Pada 18 Maret tercatat 433 pengunjung, 19 Maret 512 pengunjung. Sementara pada hari Lebaran, Jumat dan Sabtu, museum tutup,” kata Sri saat dikonfirmasi, Jumat, 27 Maret 2026.

“Lonjakan mulai terlihat pada 22 Maret dengan 2.804 pengunjung, kemudian 23 Maret sebanyak 2.240 pengunjung, dan 24 Maret mencapai 2.821 pengunjung,” sambungnya.

Ia menjelaskan, peningkatan jumlah wisatawan memang menjadi tren setiap musim libur Lebaran, khususnya setelah hari raya. Menurutnya, momentum H+1 hingga H+3 menjadi waktu favorit masyarakat untuk berwisata, termasuk ke museum.

“Memang di masa libur Lebaran, terutama setelah Lebaran, jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Tua meningkat, termasuk ke museum-museum,” katanya.

Menurut Sri, salah satu museum yang paling ramai dikunjungi wisatawan adalah Museum Wayang. Bahkan, kata Sri, pada H+1 Lebaran, museum tersebut dibuka lebih lama hingga pukul 20.00 WIB untuk mengakomodasi tingginya minat pengunjung.

“Kalau yang paling tinggi itu hari Minggu, H+1, karena kita buka sampai malam, sampai jam 8,” katanya.

Ia memprediksi lonjakan pengunjung masih akan berlanjut selama periode libur sekolah yang bertepatan dengan libur Lebaran. Ia menyebut, masa libur sekolah merupakan puncak kunjungan (peak season) bagi museum.

“Biasanya setiap libur sekolah adalah peak season untuk kunjungan museum. Selama libur ini masih ramai, kemungkinan sampai akhir pekan,” jelasnya.

Dari sisi demografi, pengunjung museum didominasi oleh anak-anak sekolah yang memanfaatkan waktu libur untuk berwisata edukatif.

Sri pun mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan momentum liburan dengan mengunjungi museum, khususnya di kawasan Kota Tua.

“Silakan datang ke museum-museum di Jakarta, terutama di Kota Tua. Selain bisa healing, juga bisa menambah wawasan dan pengetahuan tentang sejarah serta warisan budaya bangsa,” tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....